KAB.CIREBON, (FC).- Pemerintah Kabupaten Cirebon mulai memperluas penerapan arsitektur khas daerah berupa gapura candi bentar di lingkungan perkantoran pemerintahan dan sejumlah instansi sebagai upaya memperkuat identitas budaya lokal.
Konsep bangunan bernuansa Cirebon tersebut saat ini telah diterapkan di beberapa kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Bahkan, sejumlah instansi vertikal juga mulai menggunakan desain serupa, seperti Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon, Kantor ATR/BPN, Pengadilan Agama, hingga Gedung DPRD Kabupaten Cirebon.
Bupati Cirebon, H Imron mengatakan, pembangunan fasilitas pemerintahan ke depan diharapkan tidak meninggalkan unsur budaya lokal yang menjadi ciri khas daerah.
“Saya sudah menyampaikan kepada jajaran agar setiap pembangunan kantor pemerintahan memiliki nuansa dan identitas khas Cirebon,” ujar Imron, Minggu (10/5).
Menurutnya, penerapan desain gapura candi bentar bukan sekadar memperindah tampilan bangunan, tetapi juga menjadi simbol budaya dan karakter daerah yang perlu terus dijaga.
Selain itu, Pemkab Cirebon juga berencana melakukan penataan kawasan depan kompleks perkantoran Bupati Cirebon agar lebih mencerminkan arsitektur khas daerah.
“Ke depan kawasan depan kantor bupati akan ditata ulang dengan konsep bernuansa budaya Cirebon,” katanya.
Meski demikian, realisasi pembangunan dan penggantian gapura di sejumlah lokasi akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.
“Semua akan dilakukan bertahap sesuai kondisi anggaran yang tersedia,” jelasnya.
Pemkab berharap penerapan konsep arsitektur lokal tersebut dapat memperkuat identitas Kabupaten Cirebon sekaligus menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap budaya daerah di tengah perkembangan pembangunan modern. (Ghofar)













































































































Discussion about this post