KAB.CIREBON, (FC).- Warga Desa Tawangsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, bergotong royong memperbaiki dan meninggikan tanggul Sungai Cisanggarung yang tergerus.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi ancaman banjir rob yang kerap terjadi saat pasang air laut.
Puluhan warga terlibat dalam kegiatan swadaya tersebut dengan mengangkut material tanah dan batu secara manual untuk memperkuat bibir sungai. Perbaikan darurat dilakukan sepanjang kurang lebih satu kilometer di titik rawan.
Kuwu Tawangsari, Rojiki, mengatakan aksi gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat dalam meminimalkan risiko bencana.
“Ini murni swadaya warga untuk mengantisipasi banjir rob besar. Kondisi tanggul sudah terkikis akibat pasang air laut,” ujarnya, Rabu (6/5).
Ia menegaskan kondisi tanggul saat ini cukup kritis dan membutuhkan penanganan segera. Jika tidak diperkuat, tanggul berpotensi jebol dan mengancam keselamatan warga.
“Kalau tidak segera ditangani, dikhawatirkan tanggul jebol dan merendam permukiman,” tegasnya.
Tanggul tersebut berada di Dusun 2, kawasan padat penduduk dengan sekitar 400 kepala keluarga. Warga khawatir air laut akan masuk dan merendam rumah jika tanggul tidak mampu menahan tekanan.
Rojiki mengungkapkan, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung sebelumnya telah melakukan perbaikan di sebagian lokasi. Namun, penanganan tersebut belum menjangkau seluruh titik yang mengalami kerusakan.
“Sudah ada perbaikan, tetapi belum menyeluruh. Masih ada titik yang kondisinya memprihatinkan,” jelasnya.
Pemerintah desa bersama warga berharap adanya penanganan permanen dari pihak terkait agar risiko banjir rob dapat ditekan secara maksimal.
“Upaya ini sifatnya sementara. Kami berharap ada solusi permanen agar masyarakat lebih aman,” pungkasnya. (Nawawi)














































































































Discussion about this post