KOTA CIREBON, (FC).- Menyikapi dinamika yang terjadi di Lingkungan Pemerintah Kota Cirebon pasca agenda rotasi pejabat, Ketua DPC PKB Kota Cirebon, Dr. Syaifurrohman, angkat bicara terkait permasalahan ini.
Pria yang akrab disapa Gus Ipul ini mengajak semua pihak, untuk
melihat situasi ini sebagai momentum untuk memperkuat kembali tali silaturahmi dan komunikasi di tingkat pimpinan.
Gus Ipul menekankan bahwa keberhasilan pembangunan
Kota Cirebon sangat bergantung pada keteduhan hati para pemimpinnya.
“Rak-riak yang muncul saat ini adalah ujian komunikasi yang bisa diselesaikan dengan semangat kekeluargaan khas masyarakat Cirebon,” ucapnya dalam konferensi pers, Selasa (5/5).
Dalam keterangannya, Gus Ipul menyampaikan bahwa hubungan antara Wali Kota dan Wakil Wali Kota adalah sebuah kesatuan yang saling melengkapi (dwitunggal).
“Pemerintahan itu ibarat sebuah bangunan. Wali Kota dan Wakil Wali Kota adalah fondasi utamanya. Jika ada gesekan, jalan terbaik adalah duduk melingkar, bertabayyun, dan bicara
dari hati ke hati. Kami yakin, niat tulus beliau berdua adalah sama, yaitu demi kemajuan masyarakat Cirebon,” ujar Gus Ipul.
Lebih lanjut, Gus Ipul mengimbau agar energi kepemimpinan daerah segera dikembalikan pada fokus pelayanan publik. Ia berharap agar situasi ini tidak berlarut-larut sehingga tidak mengganggu psikologis para ASN yang baru saja dilantik.
“Kita semua ingin Kota Cirebon
yang kondusif. Mari kita kedepankan etika politik yang santun dan mengayomi. Rakyatakan merasa tenang jika melihat pemimpinnya kembali harmoni dan berjalan beriringan,”
tambahnya.
Harapan untuk Islah DPC PKB Kota Cirebon menyatakan kesiapannya untuk mendukung terciptanya suasana
yang damai.
Gus Ipul berharap agar agenda-agenda strategis ke depan dapat diputuskan
melalui proses musyawarah mufakat yang lebih inklusif.
“Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan jika kita mengedepankan kasih sayang dan saling menghormati. Semoga semangat islah segera hadir untuk membawa keberkahan bagi Kota Cirebon,” imbuhnya.
PKB juga, lanjut Gus Ipul, siap memediasi keduanya agar komunikasi berjalan dengan baik. “Kita siap menyelesaikan permasalahan ini dan membicarakannya dalam satu meja,” tegasnya.
Sementara Sekretaris DPC PKB Kota Cirebon Ida Bagus Setiawan menambahkan, dalam hal kebijakan wali kota, seperti mutasi, rotasi dan promosi kemarin, seharusnya wakil wali kota dilibatkan.
“Harusnya dilibatkan, kalau tidak dilibatkan ini adalah jauh dari kesepakatan sebelumnya,” ungkap pria yang akrab disapa Ibas ini. (Agus)











































































































Discussion about this post