KAB.CIREBON, (FC).- Pemerintah Kabupaten Cirebon menunjukkan komitmen kuat dalam pengembangan potensi generasi muda dengan mendukung penuh audisi Dangdut Academy 8 (DA8) yang digelar di Stadion Watubelah, Kecamatan Sumber, Minggu (3/5) pagi.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon itu disambut antusias ribuan peserta dari berbagai daerah. Sejak pagi, area stadion dipadati calon peserta yang ingin mengadu peruntungan di ajang pencarian bakat musik dangdut tingkat nasional tersebut.
Bupati Cirebon, H Imron, secara langsung membuka kegiatan audisi. Ia menyampaikan apresiasi kepada pihak penyelenggara, yakni stasiun televisi swasta nasional, yang telah memilih Cirebon sebagai salah satu lokasi audisi.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami. Terima kasih karena Kabupaten Cirebon dipercaya menjadi tuan rumah audisi Dangdut Academy 8,” ujar Imron.
Menurutnya, audisi ini bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk menjaring dan mengembangkan bakat generasi muda, khususnya di bidang seni musik dangdut.
Imron menilai tingginya animo peserta menjadi indikator bahwa potensi seni di kalangan generasi muda Cirebon sangat besar dan perlu terus difasilitasi.
“Kami berharap dari sini akan lahir talenta-talenta muda yang mampu bersaing di tingkat nasional, bahkan internasional,” katanya.
Lebih lanjut, Imron menegaskan bahwa sektor seni dan budaya memiliki peran penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Melalui kegiatan seperti ini, potensi lokal tidak hanya terwadahi, tetapi juga dapat diperkenalkan ke panggung yang lebih luas.
Ia juga mengapresiasi sinergi berbagai pihak, mulai dari Forkopimda, perangkat daerah, hingga masyarakat yang turut menyukseskan kegiatan tersebut.
“Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan menghasilkan bintang-bintang dangdut masa depan yang bisa membawa nama Cirebon semakin dikenal,” pungkasnya.
Audisi DA8 di Cirebon diharapkan menjadi pintu masuk bagi talenta lokal untuk menembus industri hiburan nasional, sekaligus memperkuat identitas budaya daerah di tengah arus modernisasi. (Ghofar)











































































































Discussion about this post