KAB.CIREBON, (FC).- Pemerintah Desa Kalimaro, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, resmi mengeluarkan kebijakan larangan pelaksanaan karnaval Lebaran sebagai langkah menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat.
Kuwu Kalimaro, Rokhmat Hidayat, mengatakan kebijakan tersebut diambil setelah mempertimbangkan potensi gangguan keamanan pada kegiatan serupa sebelumnya.
“Kami ingin memastikan tidak ada aktivitas yang berpotensi menimbulkan keributan, seperti konsumsi minuman keras atau konflik,” ujarnya, Selasa (31/3).
Ia menegaskan, apabila dalam pelaksanaan kegiatan ditemukan potensi kerusuhan, maka seluruh rangkaian acara harus segera dihentikan.
Bahkan, jika kejadian serupa terulang, karnaval tidak akan diizinkan kembali di Desa Kalimaro.
Sebagai alternatif, pemerintah desa mendorong masyarakat menggelar takbir keliling yang dinilai lebih kondusif dan sarat nilai religius.
Kegiatan tersebut juga diharapkan dikemas secara kreatif, seperti dengan menghadirkan miniatur masjid dan ornamen Islami.
“Takbir keliling tetap diperbolehkan dan kami dorong agar lebih kreatif, bahkan bisa dilombakan antarblok atau dusun,” katanya.
Rokhmat menambahkan, pihaknya siap mendukung kegiatan tersebut, termasuk dari sisi pembiayaan, guna menciptakan suasana Lebaran yang positif dan penuh kebersamaan.
Sementara itu, sejumlah desa lain di Kecamatan Gebang masih mempertimbangkan pelaksanaan karnaval Lebaran dengan syarat tetap menjaga kondusivitas.
Kuwu Desa Gagasari, Tamam Heriyanto, mengatakan telah ada kesepakatan antar desa bahwa jika terjadi keributan hingga menimbulkan korban, maka karnaval tidak akan digelar kembali di tahun berikutnya.
“Setiap pelaksanaan kami selalu mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban dan menghindari potensi konflik,” ujarnya.
Ia menambahkan, selama ini pelaksanaan karnaval berjalan relatif aman, meski pengawasan terbatas. Namun, pihak desa tetap mengantisipasi dengan membatasi keterlibatan peserta dari luar wilayah. (Nawawi)


















































































































Discussion about this post