KUNINGAN, (FC).- Pemerintah Kabupaten Kuningan resmi menandatangani Akad Kredit Pinjaman Daerah Jangka Menengah dengan bank bjb Cabang Kuningan senilai Rp74 miliar.
Langkah ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan daerah dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik.
Penandatanganan berlangsung di Kantor Bank BJB Cabang Kuningan, Kamis (16/10), disaksikan langsung oleh Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Wakil Bupati Tuti Andriani, Pj Sekda Wahyu Hidayah, Kepala BPKAD Deden Kurniawan, serta jajaran manajemen bank bjb, yakni Agus Somantri (Pimpinan Divisi Kredit Komersial), Agung Subagja (CEO Regional III), dan Yonathan (Pemimpin Cabang Kuningan).
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menyampaikan apresiasi terhadap kepercayaan dan dukungan bank bjb yang selama ini telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah.
“Pinjaman daerah ini bukan sekadar soal pembiayaan, tapi bagian dari langkah besar mempercepat pembangunan infrastruktur, memperluas akses ekonomi, dan menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. bank bjb bukan hanya mitra keuangan, tapi mitra pembangunan Kuningan,” ujar Bupati Dian.
Baca Juga: bank bjb Dukung Kejuaraan Nasional Baseball Softball Salman Al Farisi III
Ia juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat Kabupaten Kuningan untuk menggunakan layanan keuangan Bank Bjb.
“Bank Bjb adalah bank milik masyarakat Jawa Barat, termasuk Kabupaten Kuningan. Keuntungan dan kinerjanya kembali ke daerah dalam bentuk dividen dan program sosial. Karena itu, mari kita dukung dengan menggunakan produk dan layanan bank bjb,” imbaunya.
Sementara itu, Pimpinan Divisi Kredit Komersial Bank Bjb Agus Somantri menjelaskan bahwa pinjaman jangka menengah ini merupakan bagian dari komitmen bank bjb dalam memperkuat peran lembaga keuangan daerah sebagai penggerak pembangunan berkelanjutan.
“Kami mendukung pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas fiskal sekaligus mempercepat realisasi proyek strategis. Semua proses pinjaman dilakukan transparan dan sesuai regulasi Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri,” ujarnya.
Pinjaman tersebut akan difokuskan pada program prioritas daerah, terutama pembangunan infrastruktur publik, peningkatan akses jalan, serta penguatan sarana ekonomi masyarakat.
Menurut Pj Sekda Kuningan, Wahyu Hidayah, kerja sama ini memberi ruang fiskal baru bagi Pemkab Kuningan untuk merealisasikan berbagai agenda pembangunan tanpa mengganggu stabilitas keuangan daerah.
“Kolaborasi ini sejalan dengan visi Kuningan Melesat, yakni membangun daerah yang maju dengan tata kelola keuangan yang sehat dan berkelanjutan,” ucap Wahyu.
Bank Bjb menegaskan akan terus memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah lain di Jawa Barat dan Banten sebagai bagian dari strategi memperkuat ekonomi daerah.
Melalui kerja sama ini, Bank Bjb dan Pemkab Kuningan menegaskan komitmen bersama dalam menciptakan sinergi pembangunan yang inklusif, produktif, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.(Angga/Job/FC)















































































































Discussion about this post