KAB.CIREBON, (FC).- Karena melihat perkembangan situasi dan kondisi sosial politik serta keamanan yang semakin naik eskalasinya.
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cirebon pada Senin-Selasa (1-2/9) memberlakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara dalam jaringan (daring).
Kepala MI Al Washliyah Perbutulan, Luqman Ardiyanto dalam edarannya menyatakan, pihaknya memberlakukan KBM secara daring pada Senin dan Selasa, sesuai dengan edaran Kepala Kantor Kemenag Provinsi Jawa Barat.
“Kegiatan pembelajaran di MI kami pada hari Senin-Selasa secara daring. Dihimbau kepada orang tua, agar murid-murid mengikuti pembelajaran dengan baik dan memastikan berada di rumah masing-masing untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Luqman, Minggu (31/8).
Berbeda dengan kebijakan Kementerian Agama. Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon pada Senin dan Selasa (1-2/9) tetap memberlakukan KBM seperti biasanya.
“Tetap normal, memberlakukan kegiatan belajar mengajar seperti biasa. Mudah-mudahan tidak ada efek yang lain ya, karena yang menjadi kewenangan kita adalah SD dan SMP,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, H Ronianto melalui sambungan telepon selularnya.
Bahkan, kata Roni sapaan akrabnya, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak provinsi melalui kantor cabang dinas (KCD) juga tetap melakukan kegiatan belajar mengajar seperti biasanya.
“Saya koordinasikan dengan KCD juga belajar seperti biasa. Tidak ada daring,” tandasnya. (Ghofar)














































































































Discussion about this post