KAB.CIREBON, (FC).- Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program Bantuan Pangan Nasional yang disalurkan oleh Perum Bulog ke desa-desa membawa kebahagiaan sendiri bagi KPM, karena bantuan disalurkan di saat harga beras tengah mengalami kenaikan.
Hal itu disampaikan salah satu KPM Ban-Pang asal Desa Babakan Gebang, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon yang menerima penyaluran bantuan beras pada Senin (21/7).
Menurutnya harga beras yang saat ini mengalami kenaikan, harga beras di pasar yang awalnya Rp14 ribu per kg, naik menjadi Rp15 ribu per kg.
Adanya bantuan beras dari pemerintah membuat dirinya merasa sangat terbantu di saat harga beras mengalami kenaikan, dirinya berharap bantuan beras ini bisa secara rutin dilakukan pemerintah setiap bulan, agar kebutuhan pokok beras dirinya bisa terbantu.
“Alhamdulillah, terima kasih atas bantuan berasnya, apalagi sekarang harga beras lagi naik,” ungkap Yulianti.
Kuwu Babakan Gebang Yeni Setiati mengungkapkan, di desanya mendapatkan bantuan pangan sejumlah 1.200 KPM. Terkait dengan peralihan penanganan bantuan yang dulunya dilakukan oleh Kantor Pos dan Giro sekarang dialihkan ke Pemdes, menurutnya bahwa pelayanan kepada masyarakat sudah menjadi pekerjaan sehari-hari para perangkat desanya, sehingga sudah tidak canggung ketika diberikan amanah untuk menjadi penyalur bantuan beras dari program Ban-Pang ini.
“Secara keseluruhan berjalan kondusif, hanya harapan kami menyambung keinginan masyarakat, agar kualitas beras semakin baik kedepannya,” harapnya.
Sementara perwakilan Perum Bulog Kantor Cabang Cirebon bagian Asbang Bisnis, Asep Husna Asma, membeberkan, bila penyaluran bantuan beras dari program Ban-Pang tahun 2025 ini baru disalurkan, dan penyalurnya sendiri ada perubahan, kalau sebelumnya yang menangani penyaluran Ban-Pang ini oleh kantor Pos dan Giro, sekarang dilakukan langsung oleh Bulog bekerjasama dengan pemerintahan desa.
Untuk penyalurannya sendiri dari Bulog melakukan pemantauan dari proses penyaluran beras dari gudang Bulog ke kantor pemdes, sampai proses penyaluran beras langsung kepada KPM sesuai dengan undangan yang tertera, diharapkan seyogyanya setiap KPM menerima sesuai tonase yang diberikan Bulog sebesar 20 kg, dari hasil pantauan proses penyaluran yang dilakukannya, secara garis besar berjalan lancar dan kondusif.
“Kami sudah menyampaikan kepada Pemdes, bila ditemukan adanya beras yang kualitas dan kuantitasnya kurang sesuai bisa langsung hubungi Bulog, dan nanti akan kita lakukan pergantian langsung,” terangnya. (Nawawi)
















































































































Discussion about this post