Lalu di akhir atau grand final akan dipilih 3 tim dari wilayah barat dan 3 tim sebagai juara dari masing-masing wilayah. “Karena memang kejuaraan ini terbagi menjadi 2 kelompok, yaitu tim barat dan tim timur. Tiap kelompok atau wilayah baik barat maupun timur ini terdiri dari 432 peserta,” jelasnya.
Untuk perwakilan Kabupaten Cirebon yang turut dalam kompetisi ini terdapat 8 orang yang terbagi kedalam 2 tim yang berasal dari berbagai macam kecamatan mulai dari Dukupuntang, Watubelah dan masih banyak lagi. “Memang para peserta ini rata-ratanya anak-anak remaja usia SMP hingga SMA,” ucapnya.
Agung juga menambahkan, peserta yang dapat mengikuti ajang ini rata-rata anak-anak muda. Kalaupun, ada usia dewasa maksimal sekitar 25 keatas. Karena, memang yang paling dibutuhkan dalam e-Sport ini adalah kecepat tanggapan saraf motorik. bukan hanya saraf motorik, melainkan konsentrasi pikiran juga sangat dibutuhkan.
Sementara itu, Ketua PBESI Kabupaten Cirebon, Eka Surya menyampaikan, dengan ajang kompetisi bergengsi saja sudah menjadi pemacu semangat, apalagi dengan lolos babak pertama seluruh tim yang memang terdapat 2 tim.
Dirinya mengungkapkan, para atlit yang mengikuti ajang bergengsi ini tidaklah begitu saja main dan mendaftar, melainkan melalui seleksi berdasarkan prestasi dan kemampuan atau skill yang dimiliki calon atlit tersebut.
Sementara itu, babak kualifikasi kompetisi ini sendiri akan terus berlangsung hingga 22 November mendatang dan puncak atau grand finalnya akan diselenggarakan selama 2 hari sejak tanggal 28 hingga 29 November. (Sarrah/Job/FC)















































































































Discussion about this post