KAB.CIREBON, (FC).- Tingkat urbanisasi warga Desa Jemaras Kidul, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, mengalami penurunan signifikan hingga 40 persen dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Kondisi ini dipengaruhi semakin terbatasnya peluang kerja di kota-kota besar tujuan perantauan.
Sejumlah warga yang sebelumnya bekerja di sektor industri di kota kini memilih bertahan di kampung halaman.
Salah satunya Cipto, yang mengaku tidak kembali ke Jakarta setelah mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).
“Saya kena PHK di pekerjaan lama. Sekarang mencoba berdagang di kampung halaman sendiri karena bingung mau kerja apa lagi. Di sektor pertanian juga sekarang sudah banyak tenaga mesin,” ujar Cipto, Selasa (24/3).
Ia menuturkan, keputusan tersebut diambil setelah melihat sulitnya mendapatkan pekerjaan baru di kota. Cipto pun memilih membuka usaha kecil-kecilan demi memenuhi kebutuhan hidup.
Sementara itu, warga lainnya, Sodikin, tetap memilih kembali merantau ke Jakarta meski belum memiliki pekerjaan tetap. Ia mengaku akan mencoba peruntungan dengan pekerjaan serabutan.
“Hari ini berangkat lagi ke Jakarta. Kalau pekerjaan pastinya belum ada, ya adu nasib saja karena di Cirebon susah lapangan pekerjaannya,” kata Sodikin.
Kuwu Desa Jemaras Kidul, Isgiantoro, mengatakan wilayahnya selama ini dikenal sebagai salah satu desa dengan tingkat urbanisasi tinggi.
Warga banyak merantau ke berbagai kota seperti Bandung, Jakarta, Karawang, dan Bekasi.
“Hampir 50 persen warga kami hidup di perantauan. Bahkan halaman balai desa seperti menjadi terminal mobil saat musim mudik karena banyaknya warga yang pulang,” ujarnya.
Namun demikian, kondisi ekonomi yang tidak menentu membuat sebagian perantau memilih menetap di kampung halaman. Mereka beralih profesi, mulai dari berdagang hingga bekerja serabutan di desa.
“Beragam profesi, dari pedagang, karyawan, sampai pekerja bangunan, tahun ini lebih memilih tinggal di kampung karena situasi ekonomi yang sulit,” kata Isgiantoro.
Ia berharap adanya dukungan pemerintah dalam membuka lapangan kerja di daerah agar masyarakat tidak lagi bergantung pada pekerjaan di kota besar. (Johan)

















































































































Discussion about this post