KUNINGAN, (FC).- Udin Kusnaedi resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD Partai Amanat Nasional Kabupaten Kuningan periode 2025–2030 dalam Musyawarah Daerah (Musda) PAN yang digelar di Al Kenzie Mayang Catering, Minggu (21/12).
Musda yang dipandu secara daring oleh DPP PAN tersebut berlangsung dinamis dan sempat menegangkan.
Tiga nama calon formatur mencuat, yakni Udin Kusnaedi, Wiwin, dan Ade Abdul Jafar Sidiq.
Melalui keputusan DPP PAN, Udin Kusnaedi akhirnya ditunjuk untuk memimpin PAN Kuningan lima tahun ke depan.
Penetapan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan.
Selain ketua, Musda juga mengesahkan susunan pengurus inti DPD PAN Kuningan, dengan Ade Abdul Jafar Sidiq sebagai Sekretaris dan Wiwin sebagai Bendahara.
Usai ditetapkan, Udin Kusnaedi menegaskan arah kepemimpinannya yang menitikberatkan pada modernisasi partai dan pemberdayaan ekonomi kader serta masyarakat.
“PAN akan kami bawa menjadi partai yang modern dan terbuka. Kami akan merangkul akademisi, politisi, tokoh masyarakat, kiai, dan ulama untuk bersama-sama membesarkan PAN,” ujar Udin.
Ia menilai kader partai perlu diperkuat secara ekonomi agar mampu berperan aktif di tengah masyarakat.
“Kader partai tidak digaji. Karena itu, yang paling penting adalah bagaimana kita memberdayakan kader dan masyarakat agar memiliki penghidupan yang layak,” katanya.
Udin juga menyoroti peluang besar sektor pertanian seiring dorongan pemerintah terhadap ketahanan pangan.
Menurutnya, Kabupaten Kuningan sebagai daerah agraris harus mengambil momentum tersebut.
“Negara sedang mendorong ketahanan pangan. Kuningan ini kabupaten agraris, momen ini harus kita ambil,” tegasnya.
Terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Udin menyebut kebutuhan pasokan pangan sangat besar dan harus dimanfaatkan untuk pemberdayaan masyarakat lokal.
“Kami akan menjadikan kader PAN sebagai pelaku usaha, bukan sekadar pedagang. Mereka akan dididik menanam dan berproduksi, sehingga terlibat langsung dalam rantai produksi pangan,” ujarnya.
Langkah tersebut, lanjut Udin, sejalan dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto agar program MBG mampu memberdayakan masyarakat luas.
“Harapan kami, kehadiran PAN di Kuningan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya. (Angga)

















































































































Discussion about this post