KAB. CIREBON, (FC).- Sektor pertanian merupakan sumber mata pencaharian terbesar masyarakat Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon.
Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Imbangan Kodim/0620 Kabupaten Cirebon tahun 2021, salah satunya membuka akses jalur pertanian desa setempat untuk memudahkan transportasi pertanian masyarakat.
Pelaksanaan TMMD Imbangan sendiri dilaksanakan selama satu bulan, dari 15 Juni sampai dengan 14 Juli 2021.
Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Sugir mengungkapkan, beberapa sasaran kegiatan TMMD Imbangan Kodim 0620 Kabupaten Cirebon diantaranya adalah pembangunan jalan hotmix pertanian sepanjang 700 meter dengan lebar 3 meter.
Ini sebagai salah satu upaya membuka akses transportasi usaha pertanian, agar lebih mudah dan menghemat biaya angkutan pertanian.
Kemudian ada juga pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 412 meter, rehab rutilahu ada 4 unit, juga pembuatan poskamling 2 unit.
Kemudian perbaikan musala 2 unit dan dari bank Bjb yang akan membangun untuk satu unit TPQ.
“TMMD Imbangan ini terlaksana atas kepedulian dari pemerintah daerah, kemudian berkoordinasi dengan kita dari TNI, sehingga merasa perlu untuk membuat suatu kegiatan yang berupa Imbangan dalam rangka mendukung percepatan untuk pengembangan infrastruktur yang ada di wilayah kabupaten Cirebon ini,”paparnya, Selasa (15/6).
Ditambahkan Sugir, selain kegiatan fisik berupa pembangunan infrastruktur, juga ada kegiatan-kegiatan non fisik yang bersifat pelayanan, seperti pelayanan kesehatan, pelayanan KB, sunatan masal.
Kemudian layanan dari Polri, seperti pelayanan pembuatan SIM, pelayanan pembayaran pajak kendaraan dan sebagainya.
“Ini merupakan suatu sinergitas yang sangat luar biasa, kegiatan non fisik lainnya diantaranya adalah kegiatan penyuluhan kesadaran masyarakat,” katanya.
Menurutnya, pelaksanaan TMMD Imbangan merupakan bentuk sinergitas TNI dan Pemkab Cirebon manunggal bersama rakyat.
Pelaksanaannya yang berlangsung di masa pandemi Covid-19 ini, pihaknya selalu menerapkan standar protokol kesehatan penanganan Covid-19.
“Kami berharap dari infrastruktur yang sudah diperbaiki, dari yang belum ada menjadi ada. nanti tolong dijaga dan dirawat dengan baik, karena semua itu adalah untuk kepentingan masyarakat, khususnya bagi warga masyarakat yang ada di Desa Dompyong Kulon ini,” harapnya.
Sementara, Bupati Cirebon, H Imron mengungkapkan, pembangunan di daerah akan tercipta dari empat faktor. Pertama, adalah ilmunya para ulama dan cendekiawan yang membawa pengaruh dan potensi yang ada di Kabupaten Cirebon, misalnya banjir apa dan bagaimana cara penanggulangannya.
Kedua, adalah ada peran masyarakat seperti orang-orang yang kaya membantu yang miskin, dan yang ketiga adilnya para pemimpin para pemimpin ini termasuk dari Desa, RT, RW, Camat, Bupati. Dan yang keempat itu adalah doanya para fakir miskin.
“Saya ucapkan banyak terima kasih kepada TNI yang telah mengadakan kegiatan semacam ini dan kegiatan-kegiatan yang seperti ini kalau bisa untuk terus dilakukan pada tahun-tahun berikutnya di Kecamatan lainnya,”paparnya.
Imron menjelaskan, di tengah masa pandemi Covid-19 ini, banyak sekali anggaran yang telah diplot atau yang telah diprogramkan ini hampir terkena refocusing.
Pelaksanaan kegiatan TMMD Imbangan ini menjadi contoh kecamatan-kecamatan yang lain, karena kesuksesan membangun bukan ada di pemerintahan Kabupaten. (Nawawi)













































































































Discussion about this post