MAJALENGKA, (FC).- Satu keluarga di Desa Garawastu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka meminta Presiden RI Joko Widodo untuk turun tangan mencari keberadaan dan memulangkan Inah Sainah (40), yang 18 tahun tanpa kabar usai bekerja sebagai TKW di Arab Saudi.
“Kepada pemerintah dan lembaga lainnya, terutama Bapak Presiden, Pak Gubernur dan Bupati Majalengka yang terhormat, kami keluarga mohon bantuannya, Pulangkan Inah dari Arab Saudi,” ujar Kakak Ipar Inah, Komarudin (45) saat ditemui di Blok Rabu, RT/3 RW/1, Desa Garawastu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Senin (12/6).
Kata Komarudin, satu keluarga khususnya orangtua Inah merindukan anaknya. Anak kedua dari pasangan Rumanta (70) dan Sa’i (65) itu sudah meninggalkan orangtuanya pergi ke Arab Saudi sebagai asisten rumah tangga sejak tahun 2005 lalu. Belasan tahun tak ada kabar, membuat orangtua khususnya sang ibu dari Inah menangis. Terutama, saat momen lebaran Idulfitri tiba.
“Yang bikin kasihan, ini orangtua Inah tiap lebaran selalu menangis, mengingat anaknya yang tidak ada kabar sama sekali,” ucapnya.
Dengan belum ada kabar kondisi dan keberadaannya, pihak keluarga juga kini mengaku hanya bisa pasrah. Termasuk, apakah akan menggelar doa bersama khususnya tahlilan dengan belum ada kabarnya sang anak.
“Yang bingung juga, mau di tahlilkan kita gak tahu sudah meninggal atau tidak. Kalau tidak di tahlilkan ya gimana, bisanya cuma nangis-nangis saja selama 18 tahun,” jelas dia.
Kini, setelah pihak keluarga melaporkan peristiwa yang dialami Inah kepada kepolisian dan pemerintah desa, diharapkan kabar Inah bisa diketahui.















































































































Discussion about this post