INDRAMAYU , (FC).- Kematian tragis Putri Apriyani (21), warga Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu yang tewas dengan luka bakar di sebuah kamar kos di Blok Ceblok, Desa Singajaya, Indramayu, masih menjadi teka teki.
Pihak kepolisian pun masih melakukan penyelidikan guna untuk mengungkap peristiwa pastinya perempuan 21 tahun tersebut yang diduga keluarga meninggal akibat di bunuh.
Pihak kepolisian juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memetakan lokasi dan mengidentifikasi barang bukti di kamar kos serta menerjunkan tim Inafis dan Laboratorium Forensik guna meneliti sumber serta penyebab kebakaran yang menewaskan korban.
Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang menjelaskan, pihaknya telah mengambil langkah-langkah penyelidikan dengan metode scientific investigation.
“Pertama, kami melakukan olah TKP dan mengerahkan Tim Inafis. Untuk mengetahui penyebab kebakaran, kami juga mendatangkan tim Laboratorium Forensik. Sementara, terhadap korban telah dilakukan otopsi,” ungkapnya didampingi Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Muchammad Arwin Bachar dan Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno kepada awak media, Senin (11/8).
Fajar menegaskan, penyidik saat ini masih mengumpulkan bukti-bukti serta memeriksa saksi-saksi guna memastikan penyebab pasti kebakaran dan kematian korban.
“Hasil otopsi masih menunggu dari pihak medis. Untuk memastikan terlebih dahulu apakah kebakaran tersebut mengandung unsur kesengajaan atau murni kecelakaan. sehingga kesimpulan yang diambil dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan ilmiah,” ujarnya
Menurutnya, proses penyelidikan dilakukan secara profesional, cepat, dan transparan. Polres Indramayu berkomitmen akan menyampaikan hasil perkembangan perkara ini kepada keluarga korban maupun masyarakat.
“Penyelidikan ini sudah mengarah pada upaya memastikan apakah ada unsur tindak pidana atau tidak. Semua kemungkinan kami dalami berdasarkan bukti ilmiah, saksi, dan hasil laboratorium,” pungkasnya
Seperti diketahui, Putri Apriyani (24 ), Warga Desa Rambatan Wetan, Kecamatan sindang, Kabupaten Indramayu di kamar kos ‘Rifda Kos 4 jalan Karang Baru, Blok Ceblok, Desa Singaraja, Indramayu
Korban saat ditemukan, sekujur tubuh korban penuh luka bakar (gosong). Identitas korban diketahui setelah polisi melakukan identifikasi dan olah TKP.
Selanjutnya jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Indramayu (RSBI) Losarang untuk dilakukan otopsi.Selain itu, polisi pun melakukan analisa terhadap CCTV yang terpasang di lokasi kejadian. (Agus Sugianto)















































































































Discussion about this post