KOTA CIREBON, (FC). – Muda, berprestasi, dan tegas, 3 hal tersebut cocok untuk menggambarkan Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Cirebon yang baru kandidat Dr. Taupik Hidayat, S. H, M. H.
Pria kelahiran Tasikmalaya tanggal 21 Februari 1979 tersebut, mengawali pendidikannya di SD Sindanggalih Sukagalih Indihiang Tasikmalaya (Galunggung) tahun 1992.
Lalu dirinya melanjutkan pendidikannya di MTsN Sukamanah tahun 1995 dan lulus dari MAN Sukamanah Tasikmalaya pada tahun 1998.
Setelah menempuh pendidikannya tersebut, dirinya melanjutkan kuliah di Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (FH UII) Yogyakarta, dan lulus Sarjana Strata-1 (S1) pada tahun 2003.
Kemudian dirinya menempuh studi Sarjana Strata-2 Magister Hukum Bisnis FH UII dan lulus pada tahun 2005.
Dirinya juga pernah menjabat sebagai Ketua Lembaga Eksekutif Mahasiswa FH UII pada tahun 2000 – 2001, dan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat FH UII pada tahun 1999 – 2000, Ketua Korwil ISMAHI Yogyakarta.
Setelah berhasil mendapatkan gelar S2nya, Taupik Hidayat mulai bekerja sebagai staf di LKBH FH UII tahun 2003 dan mulai berkarier di Kejaksaan pada tahun 2005, dan menjadi Jaksa mulai dari tahun 2007 bertugas di Kabupaten Katingan Kalteng.
kemudian pindah ke Subang Jabar jadi Kasubsi Pidum lalu promosi menjadi Kasi Intelijen di Kejaksaan Negeri Sumba Barat Nusa Tenggara Timur. Kemudian Tugas belajar S3 (Beasiswa ETF) dimutasi ke Kejaksaan Negeri Bandung.
Lalu di promosi jadi Kasi Pidum di Kejari Banjarnegara, Selanjutnya dirinya dipromosi ke kelas 1 sebagai Kasi Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejaksaan Negeri Kota Yogyakarta pada tahun 2019 – 2020.
Kini pria 42 tahun tersebut bertugas sebagai Kasi Intelijen di Kejaksaan Negeri Kota Cirebon sejak Februari 2021, dan kini dirinya sedang menanti gelar Doktor Ilmu Hukum Universitas Diponegoro. Taupik mengatakan, selama bekerja di Kejaksaan, penuh kesan dan penuh perjuangan.
“Selama bekerja di Kejaksaan penuh dengan perjuangan, dan banyak ilmu dan pengalaman yang sangat menarik untuk bisa berbagi bagi siapa pun,” kata Taupik Kepada FC, Minggu (18/4).
Taupik juga dikenal sebagai sosok yang dermawan. Hal ini dibuktikan dengan dirinya sering memberikan santunan kepada anak yatim di beberapa pesantren, baik di Kota Cirebon maupun di luar.
“Berbagi merupakan ibadah yang harus dilakukan oleh setiap umat manusia, dengan cara berbagi kita dapat mensyukuri nikmat yang diberikan Allah, terlebih lagi peduli dengan anak yatim,”jelasnya.
Dirinya juga mempunyai moto hidup yaitu, Hidup sekali, hidup yang berarti, terus berbagi dan berbagi kepada masyarakat dan negeri. (Sakti)
Biodata:
Nama : Taupik Hidayat.
Tempat, Tanggal lahir : Tasikmalaya, 21 Februari 1979.
Pendidikan
SD : SD Sukamanah Tasikmalaya.
MTSN : MTSN Sukamanah Tasikmalaya.
MAN : MAN Sukamanah Tasikmalaya.
Sarjana Strata-1 : Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Yogyakarta
Sarjana Strata-2 : Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Yogyakarta
Sarjana Strata-3 : Ilmu Hukum Universitas Diponegoro











































































































Discussion about this post