Andi menjelaskan, warga yang membuang sampah di sungai tersebut bukan saja dilakukan oleh warganya, namun juga dilakukan oleh warga tetangga desa yang kebetulan berbatasan dengan Desa Gebang Kulon, ditambah warga daerah lain membuang sampah sambil melintasi jembatan tersebut.
“Sebenarnya kami pernah bekerja sama dengan Forkoci dan Koramil 2005/Babakan dan DLH Kabupaten Cirebon membersihkan lokasi tersebut, namun warga bandel dan membuang sampah kembali di sungai, kami juga prihatin akan kesadaran masyarakat,” jelas Kuwu.
Di lokasi tersebut memang menjadi tempat tumpukan sampah yang berasal dari hulu sungai karena banjir dan menyangkut di pipa milik PDAM yang berada dibawah jembatan.
Menumpuknya sampah di lokasi tersebut membuat warga memanfaatkan situasi dengan membuang sampah di tempat yang sama.
“Meski berkali-kali sampah di sungai kita bersihkan tetapi kalau ada sampah kiriman dari hulu sungai pasti menyangkut di pipa PDAM. Salah satu solusinya memang pipa PDAM sebaiknya dipindah agak jauh dari jembatan,” harapnya.(Nawawi)















































































































Discussion about this post