Ia menjelaskan, bila melihat masa periodisasi DPC PKB, seharusnya Muscab PKB Kabupaten Cirebon digelar pada tahun ini. Namun, karena pandemi Covid-19 belum juga usai, maka Muscab tersebut masih ditangguhkan.
“Namun informasinya sih, Muscab itu digelar Februari 2021. Itu juga masih belum final,” tandas Lutfi.
Walaupun jadwal pelaksanaan Muscab PKB masib belum jelas kapan dilaksanakan, lanjut Lutfi. Namun saat ini sudah ada nama beberapa kader PKB yang muncul berniat mencalonkan menjadi ketua DPC PKB Kabupaten Cirebon.
“Sudah banyak nama yang keluar, seperti Nurjaya, Waswin, Mohamad Luthfi dan ada beberapa nama lain yang belum berani nongol. Tapi nanti di Muscab banyaklah kader kita yang akan nongol,” pungkas Luthfi.
Sehari sebelumnya, Forum Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Cirebon, yang diwakili oleh Ketua Forum H Athoillah mengatakan, kader PKB dibawah kepemimpinan Mohammad Lutfi merasa dikebiri.
Menurutnya, sebagai warga PKB, dirinya merasa prihatin atas kefakuman pengurus partai selama kepemimpinan Luthfi. Bahkan, selama 5 tahun memimpin, belum pernah diadakanya musyawarah kerja pengurus dan mengoptimalkan kinerja pengurus.
“Partai itu milik bersama bukan golongan atau pribadi. Secara AD/ART Luthfi sudah melanggar atas kepemimpinanya selama lima tahun. Jadi setelah kami ‘dikebiri’, kami juga ‘dimumikan’ oleh Luthfi,” tutur H. Ato. (Muslimin)















































































































Discussion about this post