KOTA CIREBON, (FC).- Rumah duka adalah tempat yang melayani penguburan dan pemakaman. Tujuan utamanya adalah menyelenggarakan pemakaman sebelum kremasi atau penguburan. Ketika menghadapi momen kehilangan (kematian), sering kali keluarga merasa bingung apa yang mesti dilakukan, pada saat seperti inilah peran fasilitas ini diperlukan.
Di Kota Cirebon sendiri ada Rumah Duka Talang (RDK), yang sejak beberapa dekade lalu melakukan pelayanan terhadap pengurusan jenazah.
Guna meningkatkan pelayanan pengurusan jenazah, Rumah Duka yang berada di Jalan Talang, Kecamatan Lemahwungkuk ini direnovasi.
Ketua Yayasan Cirebon Sejahtera yang menaungi (RDK), Hadi Susanto Halim mengatakan, sejak 45 tahun yang lalu gedung atau bangunan RDK tidak pernah direnovasi. Diharapkannya, pasca renovasi ini bisa mengoptimalkan pelayanan kepada pengguna RDK.
“Oleh karena itu, kita mengadakan syukuran sederhana, dengan mengundang para pemuka Agama Islam, Kristen, Katolik, Budha, Hindu, Konghucu dan undangan lainnya,” jelasnya, Senin (21/10).
Hadi membeberkan, RDK sudah sejak lama memberikan fasilitas sebagai Rumah Duka bukan hanya untuk golongan atau umat tertentu. Akan tetapi, RDK menerima, melayani dan memfasilitasi semua golongan dan agama.
Pihaknya sudah menyediakan berbagai fasilitas pengurusan jenazah sesuai agama. Mulai dari peti, pemakaman krematorium, mobil jenazah, pengawalan, bunga-bunga dan keperluan lainnya. Sehingga RDK bisa disebut one way servis untuk pengurusan jenazah.
Misalnya lagi jenazah beragama Islam, sudah disediakan perangkat keperluan jenazah, keranda dan bahkan untuk Salat Jenazah, pihaknya sudah bekerja sama dengan Imam Masjid di Wilayah Cangkol untuk menjadi imam dan sekaligus memimpin doa-doanya.
“Demikian pula dengan agama lainnya, RDK sudah menyediakan keperluan pengurusan jenazah. Jadi kita kedepankan sikap sosial dan toleransi secara nyata di RDK ini,” ucapnya.
Sekelumit Hadi menceritakan sejarah RDK ini, diresmikan oleh Walikota Cirebon pada Tahun 1987. Tapi, sebenarnya RDK ini dibangun pada Tahun 1980 dan sudah beroperasi sejak Tahun 1981.
“RDK ini didirikan oleh para pendahulu kita, yakni mayoritas orang-orang Tiongkok pendatang dari Suku Khek. Yang memiliki niat mulia membantu masyarakat Kota Cirebon untuk menyemayamkan jenazah anggota keluarganya di rumah duka, bukan di rumahnya,” tutup Hadi. (Agus)











































































































Discussion about this post