KUNINGAN, (FC).- Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Gerindra H Rokhmat Ardiyan atau akrab disapa HRA menyampaikan pesan penuh makna kepada masyarakat.
Ia mengajak seluruh elemen untuk menjadikan Idulfitri sebagai momentum memperbaiki diri sekaligus mempererat tali persaudaraan.
Dalam pernyataannya, HRA menegaskan bahwa Idulfitri bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan titik balik untuk kembali kepada fitrah, menjadi pribadi yang lebih bersih, lapang, dan penuh kepedulian terhadap sesama.
“Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin. Setelah sebulan penuh kita menjalani Ramadan dengan kesabaran dan keikhlasan, semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita dan mengembalikan kita pada fitrah yang suci,” ujarnya.
Ia menuturkan, Ramadan telah menjadi madrasah kehidupan yang mengajarkan banyak nilai penting, mulai dari menahan diri, memperkuat kesabaran, hingga meningkatkan empati terhadap sesama. Pengalaman menjalani puasa, kata dia, menjadi pengingat untuk lebih peka terhadap kondisi masyarakat yang hidup dalam keterbatasan.
“Ramadan mengajarkan kita untuk lebih peduli. Ketika kita merasakan lapar dan dahaga, di situlah kita belajar memahami kehidupan saudara-saudara kita yang kurang beruntung,” tuturnya.
Lebih lanjut, Rokhmat juga menyinggung suasana haru yang kerap menyertai Idulfitri. Menurutnya, momen hari raya tidak hanya menghadirkan kebahagiaan, tetapi juga kenangan tentang orang-orang tercinta yang mungkin tak lagi bersama.
“Setiap Idulfitri selalu membawa kenangan. Ada orang tua, keluarga, dan sahabat yang dulu bersama kita, kini hanya bisa kita kirimkan doa,” ucapnya.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa Idulfitri adalah waktu terbaik untuk membuka lembaran baru dalam kehidupan.
Momentum ini harus dimanfaatkan untuk saling memaafkan, memperbaiki hubungan yang sempat renggang, serta memperkuat kembali nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Sebagai wakil rakyat, Rokhmat Ardiyan juga mengajak masyarakat untuk menjaga semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang tumbuh selama Ramadan agar terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.
“Semangat berbagi yang kita rasakan selama Ramadan jangan sampai berhenti. Nilai-nilai kebersamaan itu harus terus kita jaga,” tegasnya.
Ia pun berharap Idulfitri menjadi awal yang baik bagi seluruh masyarakat untuk melangkah ke depan dengan hati yang lebih bersih dan hubungan sosial yang lebih harmonis.
“Semoga Idulfitri ini membawa kedamaian di hati kita semua, memperkuat persaudaraan, dan menjadikan kita pribadi yang lebih baik dari hari ke hari,” pungkasnya.(Angga)















































































































Discussion about this post