KOTA CIREBON, (FC),– Alun-alun Kejaksan selesai direvitalisasi. Selanjutnya Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan merevitalisasi kembali di Alun-alun Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.
Revitalisasi ini rencananya akan di lakukan pada awal Bulan Juni mendatang. Imbasnya, sejumlah pedagang yang berda di areal Alun-alun Kasepuhan harus segera angkat kaki.
Mereka kebingungan untuk mencari tempat berjualan, pasalnya belum ada tempat yang ramai juga murah sewanya.
Menurut Saefullah, salah seorang pedagang mengatakan, rencananya awal Bulan Juni ini mulai revitalisasi.
Hal ini sesuai dengan surat edaran yang diterimanya, para pedagang harus segera meninggalkan Alun-alun Kasepuhan.
“Menurut surat edaran, memang benar awal Juni ini akan revitalisasi alun-alun, pedagang harus sudah meninggalkan tempat ini,” jelasnya kepada FC, Kamis (20/5).
Pihaknya mengaku, sebagai pedagang harus memutar otak, apalagi pandemi Covid-19 seperti ini sangat sulit untuk mendapatkan keuntungan dari berjualan.
“Pendapat kami jelas-jelas akan berkurang drastis, mengingat sekarang lagi pandemi, apalagi tempat yang biasa kami berjualan harus di renovasi,” ujarnya.
Maka dari itu, pihaknya sudah menyiapkan beberapa alternatif lainnya, mulai dari berjualan di pinggir jalan, maupun berjualan di depan rumah.
Dia mengaku, bukan tidak mungkin bagi kami untuk menutup dagangan untuk selama lamanya, atau gulung tikar.
Sehingga pedagang yang menjadi tulang punggung keluarga, harus melakukan aktivitas lainnya.
“Setelah renovasi, besar harapan kami ya diberi ruang untuk berjualan kembali, karena tempat wisata yang tanpa pedagang seperti kami, rasanya kurang pas,” harapnya. (Ridwan/Job/FC).
















































































































Discussion about this post