MAJALENGKA, (FC).- Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Ranting 3 Batalyon Infanteri Raider 321/Galuh Taruna Majalengka, melakukan inovasi melalui peluncuran aplikasi Posyandu Digital.
Aplikasi ini diharapkan menjadi terobosan dalam pelayanan kesehatan ibu hamil, balita, dan lansia, sekaligus mendorong pencatatan data yang lebih rapi, cepat, dan terintegrasi.
Ketua Persit KCK Ranting 3 Yonif 321, Dyah Fandi Dharmawan mengatakan, gagasan Posyandu Digital ini lahir dari kebutuhan nyata di lapangan, khususnya dalam memantau kesehatan balita, ibu hamil, dan lansia secara berkelanjutan.
Menurutnya, selama ini pencatatan manual dinilai belum sepenuhnya mampu menjawab tantangan integrasi data antarlevel pelayanan kesehatan.
Dyah menegaskan, digitalisasi Posyandu menjadi langkah penting agar pelayanan tidak hanya berhenti di tingkat lokal, tetapi dapat tersambung hingga ke sistem kesehatan yang lebih luas.
“Saya merasa sangat beruntung bisa bertempat di sini, karena saya lihat banyak balita-balita yang harus kita perhatikan. Ibu hamil dan laporan yang sekarang itu harapannya bisa terintegrasi, baik dari level Posyandu, kemudian ke Puskesmas, sampai dengan ke Dinas Kesehatan,” kata Dyah di Markas Yonif Raider 321/GT di Tenjolayar, Kecamatan Cigasong, Majalengka, Kamis (8/1).
Menurut Dyah, aplikasi ini memang baru mulai diterapkan, namun proses perencanaan dan pengisian data sudah dilakukan sejak Desember 2025. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah awal agar implementasi ke depan berjalan lebih matang.
“Ini baru kita mulai, cuma memang inputannya dari sejak bulan Desember. Sudah merancang, supaya nanti ke depannya kita jauh lebih baik,” kata istri dari Danyonif 321/GT Majalengka Letkol Inf Fandy Dharmawan ini.
Saat ini, Posyandu Digital masih difokuskan untuk pelayanan internal, yakni bagi keluarga besar Yonif 321. Meski demikian, Dyah menegaskan harapan besarnya agar ke depan layanan ini dapat diakses masyarakat sekitar.
“Kalau sementara di sini kami memang hanya intern. Harapan kami, masyarakat sekitar, terutama lansia, ibu hamil, dan balita pun juga bisa datang ke tempat kami,” ucapnya.
Ia menambahkan, apabila aplikasi ini nantinya sudah terintegrasi dan mendapat dukungan resmi dari Dinas Kesehatan maupun Pemerintah Kabupaten Majalengka, manfaatnya diyakini akan jauh lebih besar.
Sementara Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Majalengka, Dini Azora, melalui Ketua Tim Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Tika Apriliantini Rahmawati mengatakan, Posyandu Digital dinilai sejalan dengan upaya penguatan layanan kesehatan berbasis data.
Ia menyatakan, inovasi tersebut dinilai membuka peluang penerapan layanan kesehatan ibu dan anak yang lebih efektif, tertib data, serta berpotensi dikembangkan di wilayah lain.
“Kalau untuk pelaporan Posyandu Digital ini memang belum secara langsung diterapkan di Dinas Kesehatan. Kita harap ini bisa diterapkan bisa lebih luas ya,” ujarnya.
Menurut Tika, pelayanan Posyandu tidak hanya menyasar balita, tetapi juga mencakup berbagai kelompok usia. Ia pun mengajak masyarakat untuk lebih aktif memanfaatkan Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan.
“Untuk masyarakat terutama, ayo semua kalangan masyarakat datang ke Posyandu,” imbaunya.
Aplikasi Posyandu Digital Yonif 321 ini dikembangkan oleh Dhesty Surya, yang berharap inovasi tersebut dapat menjadi contoh pengembangan layanan kesehatan berbasis teknologi, sekaligus mendorong kolaborasi lintas sektor dalam peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak di Majalengka.
Secara teknis, ibu yang datang ke posyandu sana nanti di data, kemudian hasil posyandu itu dimasukkan ke aplikasi posyandu digital tersebut.
“Jadi kalau ibu-ibu lupa pemantauan perkembangan anak, kita bisa buka langsung di aplikasinya. Pendaftaran juga ke posyandu juga bisa online. Kalau mau akses masyarakat juga bisa, nanti di approve oleh kita,” ucapnya.
Dengan sinergi antara Persit KCK Yonif 321 dan Dinas Kesehatan, Posyandu Digital diharapkan menjadi langkah konkret menuju pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih modern, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Peluncuran bertajuk “Launching Posyandu Digital” ini bertujuan memberikan pelayanan terpadu bagi peserta Posyandu sekaligus mempermudah orang tua dalam memantau tumbuh kembang anak. Dengan sistem digital, proses pencatatan, pelaporan, dan pemantauan kesehatan diharapkan menjadi lebih cepat, rapi, dan akurat. (Munadi)















































































































Discussion about this post