Peringati HAB ke-80, Kemenag Kuningan Tanam Pohon di Objek Wisata Cibulan
KUNINGAN, (FC).- Aksi nyata menjaga alam ditunjukkan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kuningan melalui kegiatan penanaman pohon di kawasan Objek Wisata Cibulan, Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Rabu (17/12).
Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama sekaligus implementasi langsung program Ekoteologi.
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, Ahmad Handiman Romdony, menegaskan bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian tak terpisahkan dari nilai keimanan.
Menurutnya, agama tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga dengan alam semesta.
“Menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah. Ketika kita menanam pohon, sejatinya kita sedang menjaga kehidupan, bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk generasi mendatang,” ujar Ahmad.
Ia mengingatkan bahwa berbagai bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia belakangan ini tidak lepas dari menurunnya kualitas lingkungan.
Oleh karena itu, upaya pencegahan harus dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 30 pohon produktif ditanam di area Objek Wisata Cibulan.
Penanaman pohon juga dilakukan secara serentak oleh seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) di masing-masing kecamatan se-Kabupaten Kuningan sebagai bentuk gerakan kolektif.
“Gerakan ini kami lakukan bersama seluruh KUA kecamatan agar semangat menjaga lingkungan benar-benar menjadi budaya, bukan hanya kegiatan sesaat,” tambahnya.
Kepala Desa Maniskidul, Maman Sadiman, menyambut positif kegiatan tersebut.
Ia menilai penanaman pohon tidak hanya berdampak pada pelestarian lingkungan, tetapi juga mendukung keberlanjutan Objek Wisata Cibulan yang menjadi salah satu tujuan wisata unggulan di Kuningan.
“Ini bukan sekadar menanam pohon, tetapi menanam harapan. Kami berharap kegiatan ini membawa keberkahan dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan pengelola Objek Wisata Cibulan. Perwakilan manajemen, Iwan Rewex, menyebut aksi tersebut sebagai bentuk kepedulian konkret terhadap kelestarian alam di kawasan wisata.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Kemenag Kabupaten Kuningan. Semoga kegiatan ini menginspirasi banyak pihak untuk ikut menjaga alam,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Kuningan berharap pesan Ekoteologi dapat dipahami dan diterapkan secara luas oleh masyarakat, dimulai dari langkah sederhana yang berdampak besar bagi kelestarian lingkungan. (Angga)


















































































































Discussion about this post