MAJALENGKA, (FC).- Kantor Desa Pakubeureum Kecamatan Kertajati Majalengka yang berada di samping SDN 1 Pakubeureum, Senin pagi ( 28/9) di gruduk warga. Mereka tidak puas dengan kebijakan pemerintah desa dalam menyalurkan bantuan sosial tunai (BST) maupun Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk masyarakat yang terdampak covid 19.
Mereka menuntut agar kepala desa bisa adil dan transparan dalam menyalurkan bantuan tunai tersebut.
”Kami minta kepala desa bisa adil dan transparan dalam menyalurkan bantuan tunai ini, jangan sampai yang menerima itu hanya keluarga dan orang orang dekatnya saja”, ungkap Caska salah satu warga Pakubeureum yang ikut berdemo.
Menurut Caska pemerintah desa dalam menyalurkan bantuan tunai banyak ketimpangan. Ia mencontohkan, ada warga yang tidak mampu bahkan harus cuci darah tiap minggu tapi sama sekali tidak pernah tersentuh bantuan apapun.
Menurutnya masih banyak warga kurang mampu di desa Pakubeureum yang tidak mendapatkan bantuan tunai tersebut, sementara banyak orang kaya justru dapat bantuan tunai karena ada kedekatan dengan kepala desa atau keluarga pamong desa.

















































































































Discussion about this post