Hal senada juga diungkapkan Yaya. Ia mengatakan yang mendapatkan bantuan tunai selama ini orangnya itu-itu saja. Bahkan menurutnya ada yang mendapatkan dobel.
Selain Caska dan Yaya salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, di desa Pakubeureum ada pamong desa yang mendapatkan bantuan tunai tersebut dari dua sumber bantuan, yaitu dari bantuan Pertanian dan UMKM yang baru minggu kemarin cair.
”Ada pamong desa yang mendapatkan bantuan tunai bahkan dia mendapat bantuan tersebut dari dua sumber yaitu dari pertanian dan UMKM. Ada juga pamong desa yang lainnya yang diduga mencairkan bantuan pertanian hak orang lain dan tidak dikasihkan kepada penerimanya”, jelasnya pula.
Pantauan FC, setelah sekian lama menunggu, para pendemo yang di dominasi kaum hawa ini akhirnya diterima kepala desa Pakubeureum Asep Supriatman.
Ia Mempersilahkan perwakilannya untuk menyampaikan Aspirasi dan keinginan mereka.
Setelah satu jam berdialog yang dimediasi oleh pihak kepolisian dari Polsek Kertajati akhirnya disepakati bahwa bantuan tunai yang akan datang akan dialihkan kepada mereka yang sama sekali belum mendapatkan bantuan tunai tersebut. Setelah tercapai kesepakatan merekapun membubarkan diri dengan tertib. (Munadi)

















































































































Discussion about this post