KAB. CIREBON, (FC).- Penerima program Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos) tahap 9 di Desa Cibogo, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon turun drastis. Pasalnya jumlah penerima di tahap 8 sejumlah 683 Kelompok Penerima Manfaat (KPM), dan pada penyaluran program BST tahap 9, Selasa (1/12) berjumlah 103 KPM.
Sekretaris Desa Cibogo, Rina Noviani mengungkapkan, pemerintah desa sering menjadi sasaran protes warga ketika penyaluran Bansos, terutama selain BLT DD yang penerimanya selalu berubah-rubah pada tiap tahapan penyalurannya.
“Warga tidak tahu menahu hanya bisa memprotes kepada Pemdes, dan mempertanyakan kenapa tidak mendapatkan bantuan, meskipun tidak semua memprotes namun menjadi beban Pemdes manakala ada tuduhan jika tidak masuknya nama mereka lantaran dirubah oleh Pemdes. Padahal pihaknya hanya menerima data by name by addres,”ungkap Rina.
Rina menjelaskan, mereka yang namanya tidak masuk pada pendistribusian BST tahap 9 ini, informasinya akan ada penerima susulan. Menurutnya dari 103 KPM yang menerima BST hari ini (kemarin,-red) merupakan yang terdaftar pada DTKS.
Sementara ada sekitar 200 KPM yang non DTKS pada tahap 8 lalu tercatat sebagai penerima BST, akan tetapi sebagai antisipasi, pihak Pemdes Cibogo melakukan pendataan kepada KPM BST yang tidak menerima program di tahap 9 ini yang mana nantinya akan dimasukkan pada data penerima BLT DD tahap akhir.
“Kita masih memunggu apakah memang akan ada data penerima BST tahap 9 sebagai penerima susulan, nanti sisanya akan kita cover melalui BLT DD,”paparnya.
Pihaknya mengingatkan kepada seluruh warga Desa Cibogo, bahwa Pemdes telah berupaya maksimal, agar warganya bisa tercover bantuan sosial. Jika ada yang terselip, sambung dia, dan tidak mendapatkan bantuan, hendaknya dapat membicarakannya secara baik-baik kepada Pemdes untuk selanjutnya diarahkan atau dialokasikan sebagai penerima bantuan lainnya atau BLT DD.
“Bagaimanapun kondusifitas masyarakat harus lebih diutamakan apalagi dimasa pandemi Covid-19 saat ini. Kami hanya berharap, agar bantuan sosial yang telah disalurkan dan diterima masyarakat dapat membantu meringankan beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19 ini,” pinta Rina. (Nawawi)
















































































































Discussion about this post