KOTA CIREBON, (FC).- Musim penghujan dengan intensitas tinggi, dikhawatirkan dapat menjadi penyebab bencana banjir di Kelurahan Kesenden Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon. Hal ini dikarenakan tidak lancarnya aliran air di saluran pembuangan menuju hilir sungai.
Lurah Kesenden Ruliyanto mengatakan akhir-akhir ini intensitas hujan sangat tinggi, sehingga air tidak dapat tertampung di saluran air. Akibatnya, terjadi banjir di pemukiman warga.
“Beberapa hari terakhir hujan sangat deras dan lama. Kami khawatir saluran mampet aliran air tidak lancar, sehingga air meluap ke pemukiman warga,” tuturnya Kamis (3/12).
Ruli melanjutkan, untuk mengantisipasi terjadinya banjir maka dilakukan pengecekan saluran air, serta membersihkannya dari sampah yang menyumbat aliran air.
“Kami lakukan pengecekan saluran air, bila tersumbat akan segera di bershikan, agar aliran air lancar. Di musim penghujan ini, sampah di saluran air bisa menjadi penyebab terjadinya bencana banjir,” kata Ruli.
Baca Juga: Cegah Covid-19, Lurah Kesenden Sidak Sejumlah Titik Keramaian
Ruli menambahkan titik rawan banjir berada di RW 11, selain melakukan pengecekan saluran air, bersama PU Kota Cirebon meninjau bangunan yang berdiri diatas saluran air.
“Saya monitoring dengan PU meninjau saluran air di RW 11 Kelurahan Kesenden sebagai langkah antisipasi musim penghujan yang sering menjadi lokasi banjir. Kondisi existing memang ada beberapa saluran yang mampet dan adanya bangunan penduduk yg berdiri diatas saluran, kita berharap ada solusi teknis dari PU untuk langkah langkah antisipasi sehingga masyarkat di RW 11 tidak lagi mengalami banjir,” ujarnya
Selain itu, pihaknya juga menghimbau warga untuk tidak membuang sampah sembarang, terlebih membuang di saluran air. Buanglah sampah pada tempatnya, karena dapat menyebabkan bencana banjir, serta rutin mengadakan kerja bakti setiap minggu nya membersihkan lingkungan.
“Jangan buang sampah sembarangan apalagi buangnya di saluran air, kalau banjir kita sendiri yang rugi. Setiap minggu juga harus di lakukan kerja bakti agar lingkungan tetap bersih dan sehat,” pungkasnya. (Zaga/Job/FC)















































































































Discussion about this post