KUNINGAN, (FC).- Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Kuningan melakukan monitoring langsung untuk memastikan kesiapan infrastruktur jalan, kelancaran arus mudik, serta stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, Kamis (19/3).
Bupati Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar, didampingi Wakil Bupati, unsur Forkopimda, dan kepala perangkat daerah turun langsung ke lapangan dengan mengendarai sepeda motor. Rute monitoring dimulai dari Pendopo Kuningan menuju Tugu Sejati, Tugu Ikan Sampora, Posko Angkutan Lebaran BPTD Kelas I Jawa Barat, Pasar Cilimus, Toserba Fajar Jalaksana, hingga Terminal Tipe A Kertawangunan.
“Hari ini kami bersama Forkopimda mengecek kesiapan Lebaran. Kami melihat langsung kondisi di lapangan, termasuk arus mudik yang mulai mengalami peningkatan,” ujar Bupati Dian.
Selain memantau lalu lintas, rombongan juga meninjau kondisi harga kebutuhan pokok di Pasar Cilimus. Hasilnya, terdapat kenaikan harga pada sejumlah komoditas, terutama cabai, daging ayam, dan daging sapi.
“Memang ada kenaikan, sekitar 10 hingga 15 persen. Seperti daging sapi yang biasanya Rp150 ribu per kilogram, kini menjadi Rp170 ribu. Daging ayam Rp44 ribu, dan cabai rawit tembus Rp45 ribu,” jelasnya.
Untuk menjaga stabilitas harga, Pemkab Kuningan telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, di antaranya melalui program Gerakan Pangan Murah, Operasi Pangan Murah, serta Operasi Pasar Murah yang dinilai efektif dalam menekan laju inflasi.
Bupati juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadapi momentum Lebaran. Menurutnya, kesiapan Lebaran tidak hanya menyangkut lalu lintas, tetapi juga ketersediaan bahan pokok hingga sektor pariwisata.
“Persiapan Lebaran ini menyangkut banyak hal. Maka kita hadir bersama Forkopimda untuk memastikan semuanya aman dan lancar,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying.
“Stok aman, pasokan lancar, harga masih terjangkau, dan distribusi juga tidak ada kendala,” tambahnya.
Sementara itu, suasana Pasar Cilimus terpantau ramai dan padat oleh aktivitas jual beli. Salah seorang pedagang sayuran, Uti (30), mengaku kenaikan harga menjelang Lebaran merupakan hal yang biasa terjadi.
“Pembeli ramai, stok sayuran masih aman. Harga cabai rawit sekarang sekitar Rp45 ribu, tomat Rp30 ribu. Biasanya memang naik menjelang Lebaran, tapi masih stabil,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua DPRD, Kapolres, perwakilan Dandim 0615 Kuningan, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Sekda, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda, serta jajaran kepala perangkat daerah lainnya. (Angga)













































































































Discussion about this post