“Dibenntuknya paguyuban atas dasar banyaknya potensi kesenian di Gegesik. Sehingga kami menghimpun satu paguyuban untuk menyatukan semua kesenian yang ada di Kecamatan Gegesik, dan setiap tahun kami buat even alhamdulillah terus berjalan hingga sekarang,” pungkas Edi.
Kabid kebudayaan Disbudparpora Kabupaten Cirebon, Surahman mengapresiasi kegiatan Alasseni 2020 ini. Menurutnya, kesenian di Kecamatan Gegesik sangat luar biasa.
“Insya Allah sebagai rasa perhatian pemkab Cirebon gedung kesenian di Kecamatan Gegesik akan segera diselesaikan,” ujarnya.
Surat keputusan Gegesik menjadi kampung seni, lanjut Surahman, sedang diproses karena di Kecamatan Gegesik banyak sekali pegiat-pegiat seniman yang terus melestarikan kesenian-kesenian Kabupaten Cirebon yang merupakan warisan leluhur.
Bahkan sudah banyak proses regenerasi yang terus bermunculan untuk tetap melestarikan kesenian Kabupaten Cirebon hingga saat ini.
“Sebagai bentuk perhatian kami Disbudparpora Kabupaten Cirebon sangat mengapresiasi sekali kegiatan ini, dan salah satu bentuk perhatian pemkab Cirebon adalah penyelesaian gedung kesenian di kecamatan Gegesik. Dan insya Allah tahun depan bisa terlaksana, mestinya tahun sekarang cuma karena adanya pandemi Covid 19 sehingga anggaran di refocusing sehingga dipastikan tahun 2021 akan selesai pembangunannya,” ungkapnya. (Andriyana/Rls)















































































































Discussion about this post