KUNINGAN, (FC).- Untuk mengoptimalkan sosialisasi tentang zakat, Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Kadugede sedang melangsungkan pembangunan kantor di samping KUA. Pasalnya, kelemahan UPZ Kadugede sampai saat ini yakni kurangnya penyuluhan kepada aghniya.
Hal itu diutarakan langsung oleh Ketua UPZ Kecamatan Kadugede K Toto Waliyudin saat ditemui di lokasi pembangunan. Menurutnya, meskipun terdapat kelemahan, terkait zakat fitrah hampir 99 % terkoordinasi dengan baik. Namun, berbeda dengan zakat lainnya yang cukup sulit untuk disosialisasikan, seperti zakat mal, profesi dan sebagainya.
“Secara spontanitas, kami semua dari UPZ Kadugede melihat terdapatnya bangunan yang tidak terpakai. Lalu, kami semua berinisiatif untuk melakukan pembangunan kantor. Dengan ini, maka sosialisasi zakat kepada aghniya bisa lebih intensif dan tepat waktu untuk membayar zakat,” ujarnya, Selasa (21/1).
Berdasarkan keterangan Kepala KUA Kecamatan Kadugede H Aang M.S Anwar bangunan tersebut awalnya didirikan oleh Guru PAI SD Kecamatan Kadugede yang tergabung dengan Kecamatan Nusaherang dan Darma, pada Tahun 1990 yang lalu.
“Sekitar tahun 1990 kalau gak salah, bangunan tersebut itu digunakan oleh perkumpulan Guru PAI. Namun, seiring berjalannya waktu, bangunan tersebut terabaikan dan ruksak,” kata Aang
Banyak masyarakat yang melapor dan memberikan saran agar segera dilakukan pembongkaran. Hal itu, dikhawatrikan akan berdampak tidak baik atau terjadi kecelakaan yang tidak terduga, terlebih bangunan tersebut dekat dengan jalan yang sering dilalui oleh warga setempat.
“Namun sebelum melakukan pembongkaran, pihak UPZ berinisiatif akan memperbaiki bangunan tersebut, untuk dijadikan bangunan multiguna. Sehingga pihak KUA pun, mengapresiasi dan turut membantu memfasilitasi pembangunan tersebut, salah satunya dengan pembuatan dan pengajuan proposal kepada pihak yang terkait,” tambahnya
Pembangunan itu, direspon baik oleh BAZNas Kabupaten Kuningan. Terbukti dengan dilakukannya monitoring terlebih dahulu tadi pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Usai itu, pihak BAZNas pun memberikan manfaat sesuai dengan kebutuhan hasil monitoring. “Kami sangat mengapresiasi atas adanya inisiatif dan inovasi dari UPZ Kecamatan Kadugede untuk mendirikan kantor. Dengan ini, UPZ Kadugede menjadi contoh bagi UPZ lainnya agar dijadikan motivasi dalam melaksanakan amanah yang didapat,” tutur Komisioner BAZNas, H Yayan Sofyan. (sopandi)






































































































Discussion about this post