KAB.CIREBON, (FC).- Ratusan nelayan di Blok Karangbulu, Desa Gebangmekar, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon melaksanakan ritual larung saji, pada Minggu (14/7).
Larung saji yang dilakukan ratusan nelayan itu merupakan rentetan dari pelaksanaan acara pesta laut nelayan Blok Karangbulu tahun 2025.
Kuwu Gebangmekar, Nurdiyanto kepada FC mengungkapkan, ritual larung saji merupakan acara inti dari pelaksanaan pesta laut, dimana dalam ritual larung saji nelayan menenggelamkan miniatur kapal di tengah laut yang berisi “sesajen” sebagai persembahan para nelayan kepada sang pencipta, yang disimbolkan dengan laut sebagai tempat mereka setiap hari mencari nafkah.
Larung saji merupakan tradisi nelayan sejak zaman nenek moyang yang sudah berlangsung ratusan tahun. Larung saji merupakan wujud syukur nelayan selama setahun melaut dan diberikan keselamatan ketika melaut, selain itu juga sebagai panjatan harapan nelayan agar kedepan mereka selalu diberikan kesehatan dan keselamatan serta bisa menghasilkan tangkapan yang melimpah.
“Tradisi ini merupakan ucapan syukur para nelayan Blok Karangbulu atas hasil selama ini mereka dapatkan dari laut, dan juga menjadi harapan agar kedepan bisa mendapatkan hasil yang melimpah,” paparnya.
Lanjut disampaikan Kuwu Nurdiyanto, rentetan acara sendiri sudah berlangsung sejak sepekan lalu, dimana diawali turnamen sepakbola dengan mengundang tim kesebelasan dari luar daerah, kemudian dilanjut karnaval, pagelaran wayang golek, larung saji, hiburan rakyat dan nanti ditutup dengan acara pengajian.
Lanjut disampaikannya, setiap pelaksanaan pesta laut di desanya yang memiliki dua Blok yakni Karangbulu dan Blok Perorangan dengan jumlah perahu sekitar 1.000 perahu, dirinya berharap harus ada evaluasi dan menerima masukan, baik dari masyarakat maupun muspika atau instansi lain untuk pelaksanaan yang lebih baik lagi setia pelaksanaan pesta laut yang digelar.
“Memang warga kami sebagian besar adalah nelayan, maka kami berharap momentum pesta laut ini diharapkan bisa memunculkan hal positif jangan hanya terkesan hura-hura, dan Alhamdulillah di tahun ini pelaksanaan pesta laut Blok Karangbulu ini semakin baik,” terangnya.
Sementara Kapolsek Gebang, AKP Wawan Hermawan mengungkapkan, pelaksanan pesta laut Blok Karangbulu, Desa Gebangmekar ini merupakan salah satu pesta laut terbesar di wilayah Kecamatan Gebang karena Desa Gebangmekar ini memiliki jumlah nelayan yang besar, sementara rentetan kegiatan yang banyak maka pihaknya mempersiapkan personil untuk menjaga setiap rentetan acara agar berjalan aman dan kondusif.
Untuk pelaksanaan Larung saji sendiri mengingat cuaca di laut yang kurang baik, maka pihaknya mengintruksikan agar larung saji ditempatkan jangan jauh dari pantai, kemudian setiap perahu wajib membawa pelampung dan kapasitas penumpang dibatasi, serta untuk anak-anak dilarang demi keamanan dan menjaga keselamatan warga yang akan ikut larung saji ke laut.
“Pelaksanaan larung saji ini sengaja kami minta dilakukan tidak jauh dari pantai, paling sekitar 100 meter, hal ini kami lakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, dalam perjalanan menuju laut juga kita selalu mengingatkan para pengemudi perahu agar berhati-hati dan menjadi keselamatan,” terangnya. (Nawawi)










































































































Discussion about this post