CIREBON, (FC).- PT Pertamina Lubricants (PTPL) menghadirkan berbagai program Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 untuk mendukung perjalanan mudik masyarakat tahun ini. Salah satu yang menjadi sorotan adalah layanan Posko Lesehan Enduro yang hadir disejumlah titik arus mudik maupun balik lebaran.
Program ini disiapkan untuk memberikan kenyamanan sekaligus membantu pemudik menjaga kondisi kendaraan selama perjalanan panjang menuju kampung halaman.
Salah satu titik Posko Lesehan Enduro berada di Masjid Jami Al Huda di Desa Pengarengan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon. Posko ini dinilai strategis, karena menjadi jalur pantura utama yang dilewati pemudik khususnya yang menggunakan motor.
Direktur Utama PT Pertamina Lubricants Sigit Pranowo, didampingi Direktur Operasi Johan Fabian Kappu, Direktur Finance & Business Support Rakhmad Noviyanto Nugroho, VP Marketing PT Pertamina Lubricants, Nugroho Setyo Utomo, dan VP of Finance Herman Mustopo, berkesempatan meninjau Posko Lesehan Enduro di Masjid Jami Al Huda tersebut.
Dikatakan Sigit, bahwa mudik memiliki nilai emosional yang kuat bagi masyarakat Indonesia.
“Mudik itu selalu jadi momen kita berbagi kenangan dengan keluarga. Momen kita merapatkan kehangatan dengan keluarga. Karena biasanya kita sibuk dan jarang bertemu. Ini adalah momen yang kita harapkan bisa memberikan kenangan yang berharga,” ujar Sigit.
Dijelaskannya, program RAFI 2026 dibangun atas tiga pilar utama: aktivasi digital, program tanggung jawab sosial, serta layanan langsung di jalur mudik. Dari sisi digital, Pertamina Lubricants menghadirkan kampanye “Saatnya Hujan Rezeki” dengan total hadiah puluhan juta rupiah melalui kompetisi media sosial seperti Sahur Enduro, Sahur Fastron, dan Sahur Meditran. Program ini mendorong masyarakat membagikan pengalaman servis kendaraan sebelum mudik.
Di jalur darat, konsep Lesehan Enduro menjadi daya tarik utama. Fasilitas ini tak sekadar rest area biasa. Pemudik dapat menikmati potong rambut gratis, pijat refleksi, WiFi gratis, takjil, area bermain anak, hingga layanan ganti oli dan servis ringan.
“Pendekatan ini mencerminkan perubahan pola pikir bahwa perjalanan aman harus tetap nyaman dan menyenangkan,” katanya.
Sigit menekankan pentingnya manajemen kondisi fisik pengemudi dan tentu saja kendaraannya.
“Keselamatan dan kenyamanan pemudik adalah hal utama. Kami selalu mengingatkan masyarakat agar melakukan pengecekan kendaraan secara menyeluruh sebelum berangkat, termasuk kondisi oli. Oli berfungsi menjaga suhu mesin dan melindungi komponen dari keausan. Jangan sampai memaksakan diri. Istirahat lima sampai dua puluh menit itu jauh lebih baik daripada memaksakan diri dan berisiko kecelakaan,” ujarnya.
Terkait dipilihnya lokasi Lesehan Enduro di Cirebon, Sigit menuturkan, wilayah Cirebon merupakan urat nadi jalur transportasi darat yakni jalur pantura. Sehingga arus mudik maupun balik lebaran jalur pantura ini selalu ramai dilalui oleh kendaraan.
“Disinilah kami hadir untuk memberikan pelayanan, bukan hanya ganti oli saja, banyak fasilitas yang kami sediakan untuk para pemudik. Jadi kalau lewat Posko Lesehan Enduro silahkan mampir,” pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Dirut Pertamina Lubricants Sigit Pranowo juga menyerahkan bantuan kepada komunitas motor setempat. Yang menjadi mitra dan konsumen loyal produk dari Oli Enduro.
Sementara itu, Aryanto seorang pemudik asal Tanggerang yang akan mudik ke Surabaya menggunakan motor berkesempatan mengunjungi Lesehan Enduro di Masjid Jami Al Huda. Sambil menunggu motornya di ganti oli dengan Oli Enduro Racing, Aryanto memanfaatkan layanan kesehatan, dengan mengecek tekanan darah dan kadar gula darahnya secara gratis.
“Kalau Oli Enduro sudah lama saya pakai, karena kualitasnya yang menjaga mesin menjadi awet. Terimakasih kepada Enduro yang telah memberikan layanan Lesehan Enduro ini, saya bisa beristirahat melepas lelah dan kemudian bisa melanjutkan perjalanan dengan badan dan motor yang lebih fit lagi,” tutupnya. (Agus)















































































































Discussion about this post