KOTA CIREBON, (FC).- Warga Desa Muara, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki dalam kondisi terlentang di bibir laut, sekitar pukul 07.30 WIB, Kamis (16/4).
Atas peristiwa tersebut, segera ditindaklanjuti dengan respon cepat dari jajaran kepolisian guna memastikan penanganan awal berjalan tepat dan terukur.
Kapolsek Kapetakan AKP Rudiana menjelaskan, penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Kadina, yang bekerja sebagai petambak dan berdomisili di Blok Muara Wetan Desa Muara.
Kadina saat itu sedang beraktivitas di area tambak dan mencium bau tidak sedap, yang kemudian ditelusuri hingga menemukan sesosok mayat tanpa identitas.
“Setelah menerima laporan dari perangkat desa, pihaknya langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan awal sekaligus mengamankan area penemuan sebelum dilakukan penanganan lebih lanjut oleh tim identifikasi dari Polres Cirebon Kota,” terang Kapolsek.
Berdasarkan keterangan saksi, kronologi kejadian bermula saat Kadina mencium bau menyengat yang diduga berasal dari bangkai, kemudian mencari sumber bau tersebut hingga menemukan tubuh seorang laki-laki dalam posisi terlentang di bibir laut, yang selanjutnya dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan kepada pihak kepolisian.
Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan langkah awal berupa pengamanan lokasi penemuan, mengumpulkan keterangan dari saksi di sekitar lokasi, serta berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Cirebon Kota untuk melakukan identifikasi terhadap jenazah yang ditemukan.
“Sekira pukul 11.30 WIB, Tim Inafis tiba di lokasi dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengidentifikasi kondisi jenazah serta mencari petunjuk awal yang dapat membantu mengungkap identitas korban maupun penyebab kematian,” kata Kapolsek.
Adapun ciri-ciri mayat yang ditemukan diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia sekitar 45 tahun, dalam kondisi tidak mengenakan baju, dan hingga saat ini belum diketahui identitasnya karena masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait.
“Selanjutnya sekitar pukul 12.30 WIB, jenazah dievakuasi ke RSUD Gunung Jati Kota Cirebon untuk dilakukan pemeriksaan medis dan proses autopsi guna memastikan identitas serta penyebab kematian secara lebih akurat,” imbuhnya.
Sementara, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau, masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut, agar segera melaporkan ke kantor kepolisian terdekat atau melalui Layanan Polisi 110 guna membantu proses identifikasi.
“Kami akan terus melakukan upaya penyelidikan dan berharap adanya informasi dari masyarakat yang dapat membantu mengungkap identitas korban,” tandasnya. (Agus)













































































































Discussion about this post