KOTA CIREBON, (FC). – Mencuatnya berita ganja yang ditanam secara hidroponik di salah satu rumah warga di Jakarta, membuat jajaran Satresnarkoba Polres Cirebon Kota mewaspadai peredarannya di Kota Cirebon.
Kepala Satuan Reserse Narkoba Iptu Muhammad Ilham mengatakan, untuk di Kota Cirebon sendiri belum ditemukan adanya ganja yang ditanam secara hidroponik.
“Jadi untuk ganja hidroponik sendiri di wilayah hukum Polres Cirebon Kota belum ditemukan,” jelasnya kepada FC, Selasa (15/6).
Masih kata Ilham, walaupun belum ditemukan kasus ganja hidroponik tersebut, dirinya beserta jajaran tetap waspada peredaran ganja di perumahan.
“Jika pun ada ganja hidroponik di Kota Cirebon kita akan selidiki dan akan tindaklanjuti sesuai dengan aturan yang ada,” tambahnya.
Sebagai upaya pencegahan, dirinya menuturkan akan selalu mensosialisasikan bahaya narkoba kepada masyarakat, terutama persoalan ganja hidroponik ini.
“Kita akan melakukan sosialisasi, ini sebagai bentuk pencegahan terhadap peredaran narkoba di masyarakat. Selain itu kami juga akan selalu melakukan pengungkapan kasus narkoba yang ada wilayah hukum Polres Cirebon Kota,” ungkapnya.
Pihaknya membuka informasi seluas-luasnya bagi masyarakat, yang ingin melaporkan adanya peredaran narkoba baik ganja hidroponik maupun jenis lainnya.
“Jelas kami membuka informasi kepada masyarakat, jika ada peredaran narkoba harap laporkan saja ke kami,” lanjutnya.
Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat, untuk menjauhi narkoba, hal ini demi kesehatan diri sendiri.
“Saya sudah katakan berkali-kali, untuk masyarakat harap jauhi narkoba, jangan sampai terjerumus ke hal-hal yang merugikan termasuk narkoba,” tandasnya. (Sakti).













































































































Discussion about this post