KOTA CIREBON, (FC).- Kondisi Jembatan Lebak Ngok di RW 11 Bendakerep, Kelurahan Argasunya, Kota Cirebon kini memprihatinkan.
Akses vital yang menjadi penghubung warga terancam terputus setelah bagian tebing di kedua sisi jembatan mengalami longsor akibat gerusan arus sungai yang bermuara ke Kali Benda.
Kerusakan tersebut berdampak langsung pada aktivitas masyarakat. Kendaraan roda empat tidak lagi diperbolehkan melintas, sementara sepeda motor hanya bisa lewat dengan sangat hati-hati.
Situasi ini menyulitkan warga, terutama para pelajar yang setiap hari menggunakan jalur tersebut untuk pergi ke sekolah.
Longsor terjadi di tebing setinggi sekitar lima meter yang berada di sisi jembatan. Diduga, tingginya curah hujan serta derasnya aliran air membuat tanah menjadi labil hingga akhirnya ambles dan sebagian badan jalan ikut terdampak.
Kondisi ini memicu kekhawatiran karena struktur jembatan dinilai tidak lagi aman dan berpotensi runtuh.
Lurah Argasunya, Mardiansyah mengungkapkan jembatan tersebut merupakan akses utama bagi warga di RW 11 Bendakerep dan RW 08 Kopiluhur. Jika sampai terputus, maka ratusan warga berisiko terisolasi.
“Untuk sementara, warga sudah memasang spanduk larangan melintas bagi kendaraan roda empat. Kendaraan roda dua masih diperbolehkan, tapi harus ekstra hati-hati. Kami menunggu langkah perbaikan dari pihak terkait,” ujarnya, Selasa (17/02/2026).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga telah melakukan peninjauan ke lokasi. Dari hasil asesmen, longsor diketahui terjadi pada Senin (16/02/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Material tanah yang runtuh terbawa arus sungai dan memperparah kondisi pondasi jembatan.
Warga berharap Pemerintah Kota Cirebon segera mengambil tindakan cepat, seperti pemasangan bronjong dan penguatan tebing, sekaligus menyiapkan jalur alternatif agar mobilitas masyarakat tidak lumpuh total.
Sejumlah warga juga menyampaikan kekecewaan karena kondisi jembatan dinilai sudah lama mengkhawatirkan namun belum mendapatkan perhatian serius.
Mereka meminta instansi terkait, termasuk pihak pengelola sungai, segera turun tangan sebelum terjadi kerusakan yang lebih parah dan membahayakan keselamatan. (Agus)











































































































Discussion about this post