KAB.CIREBON, (FC).- Kenaikan harga plastik dalam beberapa hari terakhir mulai menekan pedagang di Kabupaten Cirebon. Lonjakan tersebut berdampak langsung pada meningkatnya biaya operasional, terutama bagi pelaku usaha kecil.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Cirebon, Suhartono, mengatakan kenaikan harga plastik terjadi secara luas, tidak hanya di wilayahnya.
“Dampak kenaikan plastik ini tidak hanya dirasakan oleh pedagang di sini saja, hampir semua daerah juga terdampak,” ujar Suhartono saat ditemui di kantornya, Rabu (15/4).
Menurut dia, lonjakan harga dipicu ketergantungan bahan baku plastik yang masih berasal dari impor. Kondisi tersebut membuat harga dalam negeri rentan terhadap fluktuasi global.
“Karena bahan baku plastik ini masih impor, jadi sangat berpengaruh terhadap harga di pasaran,” katanya.
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah daerah mulai mendorong penggunaan bahan alternatif yang lebih ramah lingkungan untuk menggantikan plastik. Upaya tersebut dilakukan melalui komunikasi dengan para pelaku usaha.
“Kita coba komunikasikan penggunaan bahan lain sebagai pengganti plastik, yang tentunya lebih ramah lingkungan,” ujarnya.
Selain itu, Disperindag berharap adanya intervensi kebijakan dari pelaku industri maupun pemerintah pusat guna menjaga stabilitas harga plastik di pasaran.
“Kita berharap ada kebijakan dari perusahaan agar harga plastik bisa stabil kembali,” ucapnya.
Meski kenaikan harga masih tergolong baru, pemerintah daerah menilai dampaknya berpotensi meluas jika tidak segera diatasi, terutama terhadap harga jual produk pedagang.
“Ini akan berimbas pada konsep penjualan mereka, karena biaya produksi meningkat,” tambahnya.
Pemerintah berharap harga plastik dapat segera kembali stabil agar tidak semakin membebani pedagang kecil.
“Kita berharap harga plastik ini bisa cepat stabil kembali, sehingga pedagang tidak terlalu terdampak,” tutupnya. (Johan)













































































































Discussion about this post