CIREBON, (FC).- Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Barat Jaya Saputra, melakukan monitoring dan penguatan kesiapan pelayanan Keimigrasian bagi calon
Jemaah Haji tahun 2026 Embarkasi Kertajati di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon pada Selasa (14/4).
Dalam arahannya, Kakanwil menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, dan pelayanan maksimal kepada Calon Jemaah Haji.
Seluruh petugas diharapkan bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga kesehatan, serta memahami mekanisme kerja di lapangan sesuai dengan perkembangan kebijakan.
“Ketelitian dalam proses pemeriksaan dan penyerahan dokumen keimigrasian juga menjadi perhatian utama guna menjaga kepercayaan publik terhadap Institusi Imigrasi,” ucapnya.
Selain itu, Kakanwil Ditjenim Jawa Barat melakukan pengecekan kesiapan sarana dan prasarana penunjang, seperti cap keimigrasian, mobile unit, segel imigrasi,
alat pemeriksaan manual, hingga perangkat komunikasi. Hal ini bertujuan untuk memastikan seluruh proses pelayanan berjalan lancar tanpa kendala teknis.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Barat, didampingi Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon juga melaksanakan peninjauan langsung ke Asrama Haji Indramayu serta Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana, serta optimalisasi pelayanan dalam mendukung proses keberangkatan calon Jemaah Haji Embarkasi Kertajati,” katanya.
Peninjauan tersebut difokuskan pada aspek kesiapan layanan keimigrasian, alur pemeriksaan dokumen perjalanan, serta koordinasi lintas instansi guna menjamin kelancaran, keamanan, dan kenyamanan seluruh tahapan keberangkatan Jemaah Haji.
“Dengan adanya pengecekan ini, diharapkan seluruh proses dapat berjalan secara tertib, efektif, dan sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan,” imbuhnya.
Sementara, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon Komang Trisna Diatmika menjelaskan bahwa Imigrasi Kelas I TPI Cirebon melakukan beberapa langkah dalam hal persiapan keberangkatan calon Jemaah Haji Embarkasi Kertajati.
Diantaranya melakukan rapat persiapan keberangkatan calon Jemaah Haji, penugasan personil, mempersiapkan sarana prasarana penunjang, berkoordinasi dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Barat.
Kemudian bersinergi dengan Instansi terkait yang terdiri dari unsur Bea Cukai, Karantina Kesehatan, Kementerian Haji dan Umroh, TNI/ Polri, PT. BIJB Perseroda, Otoritas Bandara Wilayah 1, maskapai Saudia Airlines.
“Jumlah total calon Jemaah Haji yang akan diberangkatkan dari Bandara Internasional Kertajati Jawa Barat (Embarkasi Kertajati) berdasarkan data dari Kementerian Haji dan Umroh, sebanyak 17.566 orang,” sebutnya.
Jumlah tersebut dibagi menjadi 40 (empat puluh) kloter dan setiap kloter rata-rata terdiri dari 440 (empat ratus empat puluh) calon Jemaah haji yang berasal dari 19 kota dan kabupaten di Jawa Barat.
Adapun Kota/Kabupaten yang dimaksud yaitu Kota Bandung, Kota Cimahi, Kota Cirebon, Kota Tasikmalaya, dan Kota Banjar, serta Kab. Bandung, Kab. Bandung Barat, Kab. Subang, Kab. Purwakarta, Kab. Bekasi, Kab. Garut, Kab. Tasikmalaya, Kab. Ciamis, Kab. Sumedang, Kab. Pangandaran, Kab. Majalengka, Kab. Indramayu, Kab. Kuningan, dan Kab. Cirebon.
“Keberangkatan calon Jemaah Haji Embarkasi Kertajati akan dimulai pada tanggal 22 April 2026 dengan kloter pertama yang berasal dari Kabupaten Indramayu menggunakan maskapai Saudia Airline (SV5311) dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka,” ungkapnya.
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon akan melakukan pelayanan keberangkatan calon Jemaah Haji Embarkasi Kertajati berupa pengecekan keabsahan dokumen perjalanan, memastikan calon Jemaah haji yang akan berangkat memiliki Visa Haji, boarding pass, tidak masuk dalam daftar cegah atau sistem Keimigrasian dan peneraan cap tanda keluar.
Kegiatan ini melibatkan personil dengan jumlah 57 petugas yang terbagi menjadi 4 grup dan setiap grupnya terdiri dari 10 orang untuk memberikan pelayanan Keimigrasian kepada calon Jemaah Haji Embarkasi Kertajati.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, diharapkan seluruh rangkaian pelayanan keimigrasian bagi calon Jemaah Haji Embarkasi Kertajati tahun 2026 dapat berjalan dengan tertib, lancar.
“Dan memberikan pengalaman pelayanan yang prima serta para calon jemaah haji selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT, aman dan selamat dalam menjalani ritual ibadah Haji hingga kepulangannya kembali ke tanah air dengan mendapatkan pahala Haji Mabrur,” pungkasnya. (Agus)













































































































Discussion about this post