KAB. CIREBON, (FC).- Terbunuhnya Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua, Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya akibat kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB mengundang keprihatinan dari sejumlah pihak. Para pihak menilai aksi dari KKB akhir-akhir ini sudah semakin brutal.
Saat mengisi kegiatan di Kampus Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) Watubelah kemarin, Anggota Komisi I DPR RI, Fadli Zon meminta agar pemerintah dapat mengambil tindakan tegas atas adanya kejadian tersebut.
Dikatakannya, pemerintah perlu merubah status pelabelan KKB menjadi kelompok separatis. Ia beranggapan, apa yang dilakukan KKB bukan hanya sebatas tindakan kriminal biasa, melainkan tindakan separatisme.
“Menurut saya ini sebuah peristiwa besar. Selama ini mungkin kita menganggap enteng apa yang disebut KKB. Sebetulnya mereka itu adalah kelompok separatis,” katanya kepada FC.
Menurutnya, jika KKB statusnya diganti menjadi kelompok separatis, maka tentunya tindakan yang akan diambil berbeda dengan penindakan Kelompok Kriminal Bersenjata.
Untuk itu, ia meminta pemerintah segera mengevaluasi terminologi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang telah menewaskan Kepala BIN Daerah Papua tersebut.
“Kalau kelompok separatis, itu nanti penangannya akan lebih dari ini. Bahkan juga penindakannya berbeda dengan penindakan terhadap teroris, seolah-olah kalau kriminal bersenjata itu kejahatan biasa. Jadi terminologi ini memang harus dievaluasi. Menurut saya yang lebih tepat adalah separatis,” tandasnya. (Muslimin)














































































































Discussion about this post