“Maka, untuk menjadi perhatian semua pihak, masyarakat jangan pernah lelah menerapkan protokol kesehatan dengan cara, rajin cuci tangan, memakai masker, hindari kerumunan dan menjaga jarak. Ini satu-satunya cara kita untuk bisa mengendalikan kasus sebelum vaksin dan obatnya ditemukan,” tukasnya.
Hal senada diungkapkan Direktur RSUD Cideres, dr. H. Asep Suandi, bahwa penyebab meningkatnya jumlah kasus tersebut dipengaruhi jumlah tes Covid-19 yang semakin masif, serta penyelidikan epidemiologi yang sangat aktif oleh tim surveilans Dinas Kesehatan Majalengka.
“Melonjaknya kasus positif Covid19 ini, juga diakibatkan mulai mengendurnya kepatuhan warga dalam menerapkan protokol kesehatan,” katanya.
Menurut Asep, seseorang yang dinyatakan terinfeksi Covid-19, harus dibuktikan dengan laboratorium RT-PCR, sehingga ia mengemukakan, bahwa ada 3 tipe orang yang terkonfirmasi positif. Pertama, bagi yang tanpa gejela harus melakukan isolasi di rumah, tanpa follow up RT-PCR. Kedua, bagi yang mengalami gejala ringan juga harus berdiam diri di rumah.
“Ketiga, kalau gejala sedang dirujuk ke-RS Darurat tanpa follow up RT-PCR. Nah, yang keempat bagi pasien positif Covid-19 gejala berat, di rujuk ke rumah sakit rujukan dengan follow up RT-PCR 1 kali,” pungkasnya. (Ibin)














































































































Discussion about this post