Banyak Menghasilkan Inovasi Pendidikan di Kabupaten Cirebon
Mengawali karirnya dari bawah mengenai pendidikan, membuatnya sangat hafal dan paham tentang seluk beluk dunia pendidikan saat ini. Karena banyak prestasi dan inovasi yang ia hasilkan selama 4 tahun menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Asdullah kini dilantik kembali menjadi Kepala dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon tahap ke-2.
Prestasi-prestasi yang ia hasilkan diantaranya adalah mendirikan Gerakan Bisa Membaca (Gabica). “Karena pada saat tahun 2015 saya turun ke lapangan, ternyata masih banyak menemukan anak-anak kelas 1 sampai kelas 6 SD dan beberapa anak di kelas 1 SMP yang belum bisa membaca,” ungkapnya.
Program Gabica tersebut mengharuskan guru-guru dari masing-masing SD dan SMP memberi waktu tambahan belajar khusus setelah pulang sekolah, untuk mengajari anak-anak yang belum bisa membaca.
Program selanjutnya yaitu Gerakan Pagi Mengaji (Panji) yang di terapkan dari tingkat SD, SMP, hingga SMA, dengan cara 10 menit sebelum pembelajaran berlangsung anak-anak di wajibkan mengaji terlebih dahulu, inovasi selanjutnya adalah Menyingsing Fajar yang berkaitan dengan pendidikan karakter di sekolah.
“Kepala sekolah di wajibkan untuk datang yang pertama, kemudian di lanjut dengan guru-guru yang datang dengan bersalaman, dan di susul oleh murid-murid nya yang berbaris di belakangnya,” jelas Asdullah.
Inovasi terakhir adalah Gerakan Peduli Anak Kurang Beruntung untuk Menggapai Impian (Pakubumi), gerakan ini di adakan untuk membantu anak-anak dari kalangan keluarga yang tidak mampu, namun mempunyai kecerdasan secara virtual dan intelektual agar bisa menggapai cita-citanya yaitu dengan cara mengikuti program bidikmisi.
Menurut Asdullah pendidikan adalah proses perubahan yang luar biasa, apabila semulanya tidak bisa dan tidak tahu apa-apa maka akan berubah menjadi bisa dan tahu. Prinsipnya dalam menjalani hidup adalah bisa berumur panjang, tetapi untuk hal yang berguna bagi orang lain dengan tujuan membantu anak-anak yang kurang beruntung untuk bisa bersekolah.
Ada kata-kata mutiara yang ia beri kepada FC, untuk menyemangati anak-anak generasi penerus bangsa, khususnya daerah Cirebon agar semangat belajar. “Wong Cirebon sekien kudu pinter, sekiki kudu pinter, kapan bae kudu pinter,” tambahnya.
BIODATA :
Nama : Drs. H. Asdullah Sam Anwar
Tempat Tanggal Lahir : Cirebon, 3 Februari 1964
Istri : Dra. Hj. Ii Fariyani
Anak : 1. Anggita A
2. Priyo Syam M
3. Adjie Ibrahim
Riwayat Pendidikan
SDN 1 Pegagan 1970 – 1976
SMPN 1 Klangenan 1976 – 1979
SMAN 1 Cirebon (IPS) 1979/1980 – 1983
Universitas Pendidikan Indonesia (Pendidikan Luar Sekolah) 1983 – 1987
Riwayat Karir
Guru Tidak Tetap SMPN 1 Karangampel 1987 – 1990
Staf Balai Penataran Guru Bandung yang sekarang LPMP 1990 – 1993
Staf Dikmas Depdikbud dan PLH Penilik Dikmas 1993 – 1994
Penilik Dikmas 1994 – 1996
Kandep Dik Bud Lam 1996 – 1998
Kasi Dikmas 1998 – 2000
Kasi Dikmas 2000 – 2004
Kabid Olahraga 2004 – 2006
Kabid PLSPO 2006 – 2008
Kabi Olahraga 2008 (6 Bulan)
Sekretaris Dinas Pendidikan 2008 – 2009
Staf Ahli Pendidikan 2009 – 2013
Kadis Budparpora 2013 – 2015
Kepala Dinas Pendidikan 2015 – Sekarang












































































































Discussion about this post