KUNINGAN, (FC).- Pemberlakukan One Way di Jalan Siliwangi telah dicabut pasca dilakukannya focus group discussion (FGD). Dinas Perhubungan Kuningan pun mengaku akan melakukan penataan wilayah perkotaan terlebih dahulu, baru kembali mencoba melakukan One Way di sejumlah ruas jalan di wilayah perkotaan. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kuningan H.M. Mutofid, Senin (30/5).
“Untuk sementara kita cabut dahulu. Tapi dalam waktu dekat kita akan melakukan penataan di jalan perkotaan, mulai dari trotoar, penerangan jalan, hingga parkir di area perkotaan, sehingga ketika sudah siap sarana penunjangnya maka One Way akan diberlakukan kembali,” ungkap Mutofid.
Sejumlah ruas jalan yang akan direncanakan satu arah, selain jalan Siliwangi mulai dari Bundaran Cijoho, kemudian Citamba (Smakar) akan dibalik arahnya, lalu jalan Ir. H. Djuanda.
“Sambil melakukan penataan, kita akan sosialisasikan ulang kaitan One Way ini,” kata Mutofid.
Bahkan untuk Jalan Siliwangi, tidak akan diberlakukan kanalisasi seperti uji coba kemarin. Kemudian untuk kantung parkir sendiri akan segera dilakukan penataan.
“Harus ada keberanian untuk melakukan ini, kita sosialisasikan kembali, agar kota kita makin cantik, dan makin tertib,” kata Mutofid.
untuk kantung parkir, disebutkan Mutofid, bahwa SD 17 direncanakan pindah, dan lokasi itu bisa dijadikan kantung parkir, sehingga tidak ada lagi kendaraan yang parkir di Jalan Siliwangi.
Mutofid meminta agar masyarakat Kuningan bisa berfikir lebih jernih untuk membangun Kuningan lebih cantik, indah dan tertib lagi kedepannya.
“Insya Allah kita akan dialog terus dengan masyarakat,” ujarnya. (Ali)
















































































































Discussion about this post