KAB. CIREBON, (FC).- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon masih terus menggencarkan tes swab massal terhadap masyarakat di klaster Plered. Namun petugas kesehatan di lapangan sedikit mendapatkan kendala dalam upaya pemenuhan target tes swab di klaster Plered.
“Sampai dengan pukul 14.00 WIB. Petugas kami hanya mendapatkan 123 sample tes swab dari 200 PTM yang telah kami siapkan,” terang Kepala Puskemas Plered, dr Dewi Waskito Ningtiyas saat memantau pelaksanaan swab test massal di Kantor Desa Trusmi Wetan, Rabu (29/7).
Menurut Dewi, dengan capaian hanya 123 orang, nampaknya lanjut Dewi, warga masyarakat klaster Plered ini agak sedikit was-was dan khawatir terkait dengan pemeriksaan serta penantian hasilnya. Akan tetapi pihaknya tetap koordinasi dengan Kuwu dan perangkat desa untuk membawa warganya.
“Berharap dengan kesadaran sendiri mau dilakukan swab test tanpa kita kejar, karena dengan tes swab secara masif ini demi masyarakat Plered. Tujuannya adalah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di klaster Plered ini. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan swab test terhadap masyarakat sini hasilnya negatif semua, dan kita tenang,” kata Dewi.
Akan tetapi, masih dikatakan Dewi, ketika masyarakatnya enggan datang sendiri mau bagaimana memeriksanya lagi, mungkin dari target 500 sample ini bisa dan dapat mewakili.
“Total sudah 414 orang yang sudah di swab. Besok (hari ini,-red) kita masih melakukan pemeriksaan atau pengambilan sample swab. Tepatnya ke Desa Wotgali,” imbuhnya.
Lanjutnya, pihaknya sengaja adakan swab test massal disini karena yang pertama kepadatan penduduk kemudian kedua berdekatan dengan desa lainnya. (Ghofar)












































































































Discussion about this post