INDRAMAYU, (FC).- Sejumlah warga dari Desa Jambak menggeruduk area galian C tanah merah di Desa Jatisura Kecamatan Cikedung Indramayu. Warga bahkan menghentikan secara paksa aktivitas galian di sana lantaran dinilai merugikan, dan diduga illegal.
“Kami gak mau adanya galian tanah merah ini karena banyak yang dirugikan,” ujar salah satu warga, Dasim, Minggu (22/6).
Dasim menyampaikan, dampak yang paling dirasakan warga adalah rusaknya akses jalan pertanian di lingkungan mereka.
Truk-truk pengangkut tanah untuk proyek pembangunan kawasan industri di Losarang itu membuat jalanan menjadi kotor dan rusak.
Warga bahkan menduga aktivitas galian tanah merah di sana ilegal.
“Sebelumnya juga gak ada koordinasi dengan warga,” tutur Dasim.
Warga pun berharap pemerintah bisa turut tangan menindak lokasi galian tanah merah tersebut karena dinilai sudah sangat merugikan.
Di sisi lain, Camat Cikedung, Encep RS, mengatakan bahwa pihaknya langsung menindaklanjuti aksi warga itu. Galian tanah merah untuk sementara ditutup oleh pihak kecamatan.
“Adanya keinginan dari warga ini tentu kami ikut mengawal, sekarang sudah selesai (ditutup),” kata Encep. Encep mengimbau warga untuk tetap menjaga kondusivitas daerah. Ia pun memastikan pemerintah akan ikut hadir mengawal aspirasi warga tersebut. (Agus Sugianto)












































































































Discussion about this post