“Di tengah imbauan kebijakan physical distancing ATM beras ini dinilai paling cocok,” kata M Syahduddi saat ditemui di Mapolresta Cirebon.
Ia mengatakan, penyaluran donasi melalui ATM beras membuat petugas dan warga tidak saling bersentuhan.
Pasalnya, masyarakat tinggal menempelkan kartu yang telah dibagikan sebelumnya ke mesin ATM beras tersebut.
Nantinya, beras dari dalam ATM itu secara otomatis akan keluar sehingga masyarakat tinggal mewadahinya menggunakan kantong plastik yang telah disediakan.
Jadi, ATM beras ini paling cocok karena sesuai protokol pencegahan penyebaran Covid-19,” ujar M Syahduddi.
Page 2 of 3













































































































Discussion about this post