INDRAMAYU, (FC).- Bupati Indramayu, Hj Nina Agustina Da’i Bachtiar mengatakan pihaknya akan membicarakan lebih lanjut mengenai adanya relokasi dengan pihak Pertamina RU VI Balongan Indramayu.
“Soal relokasi nanti kita liat dulu setelah kejadian ini, kita bicarakan lagi dengan pihak Pertamina,” ungkapnya
Nina pun meminta dengan adanya kejadian ini masyarakat untuk tetap tenang, pasalnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu berserta jajaran pemerintah dibawahnya terus bekerja untuk mengatasi persoalan tersebut.
“Kejadian ini akan menjadi evaluasi kedepannya, termasuk mengatur jarak antara pemukiman warga dan obyek vital Pertamina,” ujarnya
Bupati Nina pun dalam kesempatan itu, meminta agar masyarakat tidak menyebar luaskan foto korban ledakan kebakaran kilang Pertamina RU VI.
Sementara itu, Unit Manager Communication, Relation & CSR RU VI Balongan, Cecep Supriyatna mengatakan, tangki itu berisikan gasoline atau BBM.
“Ada 4 tangki, dua di antaranya kosong,” ujar dia.
Menurut Cecep Supriyatna, dugaan sementara tangki itu meledak karena tersambar petir, hal ini dikarenakan saat kejadian wilayah setempat tengah dilanda hujan lebat.
Dalam hal ini, PT Pertamina RU VI Balongan bersama petugas pemadam kebakaran terus berkoordinasi dalam mengendalikan api.
Yakni dengan mengisolir api agar tidak menyebar ke pemukiman warga dengan menutup akses saluran minyak dan gas.
“Alhamdulillah api sudah agak mengecil dibanding pagi dini hari tadi,” pungkasnya. (Agus)













































































































Discussion about this post