Selain oleh pasilitator Bimwin, lanjut dia, kesempatan itu diisi juga materi tentang kebijakan pemerintah mengenai perkawinan. Narasumber materi tersebut hadir secara langsung Kepala Kantor Kemenag Kuningan, Dr. Hanif Hanafi. Fauzi berharap, sebagaimana tujuan program tersebut, Bimwin yang dilakukannya bisa berdampak positif pada ketahanan keluarga di Kabupaten Kuningan. .
“Kegiatan ini sengaja mengambil lokus di perguruan tinggi, minimal para remaja usia pranikah dalam hal ini para mahasiswa bisa lebih awal menerima bekal terkait pernikahan,” tuturnya.
Menurutnya, pengetahuan yang matang tentang pernikahan penting dipahami remaja pranikah supaya ada kesiapan ketika melakukan pernikahan. Jika sudah matang lahir dan bathin, pernikahan yang dilakukan warga negara diharapkan menghasilkan tatanan keluarga yang sakinah mawadah warahmah.
“Upaya ini kami lakukan untuk meminimalisir perceraian yang sangat rentan di dalam keluarga, terutama yang mash muda. Semoga dengan Bimwin ini ada perubahan yang lebih baik, setiap yang akan nikah sudah matang secara lahir dan bathin,” pungkasnya. (Sopandi)














































































































Discussion about this post