KAB. CIREBON, (FC).- Ramai dikunjungi masyarakat lokal maupun luar, bangunan yang berada tepat di samping kawah belerang di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon kerap disalahgunakan.
Bermula dari awalnya yang kerap digunakan untuk ziarah atau tempat berdoa agar enteng jodoh, dan enteng rezeki.
Bangunan yang berisikan susunan batu yang dipercaya miliki kekuatan magis ini kerap dijadikan tempat pesugihan.
Kuwu Desa Cipanas, Maman Sudirman mengatakan, tempat ini sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Tamu yang berkunjung pun bahkan ada yang berasal dari negeri Cina yang kemudian menginap di tempat tersebut.
Perihal pesugihan sendiri dirinya kurang faham betul, hanya saja warga setempat mengatakan hal yang demikian. Hanya saja di TKP pun kerap ditemukan pakaian dalam angka cukup banyak.
“Ada yang menginap dan bertapa di tempat ini. Itu biasanya orang Cina, bahkan kadang ada yang sampai kesurupan. Masalah pesugihan dan masalah itu (pesugihan,-red) saya kurang tahu, tapi memang sering dibersihkan atau dibuang,” jelasnya.
Meski begitu, sampai saat ini pesugihan tersebut masih dijaga baik oleh istri kuncen yang sudah turun temurun.
Karena, sampai hari ini pun banyak tamu yang berkunjung khususnya dari Indramayu, dan wilayah Cirebon lainnya.
“Ada kuncennya sudah 3 turunan. Turunan yang ketiga sekarang sudah tiada, jadi dijaga sama istrinya, karena masih ada tamu juga yang datang. Kalau kapan datangnya kurang tahu tidak menentu,” katanya.
Seperti tempat mistis lainnya, di dalam bangunan seluas kurang lebih 5X5 meter ini. Terdapat puluhan tumpukan batu yang dipercaya para tamu, beserta taburan bunga dan gayung batok kelapa. (Sarrah)


















































































































Discussion about this post