MAJALENGKA,(FC).- Bupati Majalengka, Karna Sobahi menyatakan paling setuju menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan berlaku di seluruh daerah di Jawa Barat.
Menurutnya, ada beberapa faktor mengapa daerah yang memiliki 26 kecamatan itu menjadi baris terdepan dalam penerapan sistem tersebut.
“Mengapa Majalengka paling setuju dalam penerapan PSBB, walaupun Majalengka tidak pernah mengajukan PSBB, kita melihat rating sekarang, bahwa angka positif di Majalengka bertambah, PDP bertambah, ODP sedikit bertambah, ini salah satu faktornya,” ujar Bupati Karna, Sabtu (2/5).
Selain itu, kata dia, banyaknya pemudik yang sudah tiba di Majalengka menjadi faktor lainnya, mantan Wabup Majalengka dua periode itu paling setuju dalam penerapan PSBB.
Ini yang menyebabkan masih banyaknya masyarakat berkerumun khususnya di sore hari ketika menjelang buka puasa.
“Bisa dilihat saudara-saudara, masyarakat berkerumun seenaknya, edaran Menteri Agama tidak ditanggapi, masalah ibadah serta mall-mall juga masih dibuka, masyarakat belum merasa risih dan takut dengan pergerakan daya jelajah Covid-19 ini,” ucapnya.














































































































Discussion about this post