KAB. CIREBON, (FC).- Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon terus melakukan inovasi agar dapat memberikan pelayanan prima terutama dalam menyebarkan informasi tentang Keimigrasian kepada masyarakat. Kanim Cirebon menyampaikan informasi secara live lewat aplikasi media sosial Instagram.
Dengan menggunakan Akun Instagram @kanim_cirebon, Kanim Cirebon selalu menginformasikan kepada masyarakat perihal Keimigrasian.
“Jadi bagi masyarakat yang ingin tahu apa itu Imigrasi, pembuatan paspor, ijin Warga Negara Asing, dan pengawasan WNA kita jelaskan secara langsung di IG,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Cirebon M. Tito Andrianto kepada FC usai melakukan Live IG dikantor Imigrasi setempat Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Kedawung Kabupaten Cirebon, Selasa (28/4).
Pemberian informasi secara langsung atau live melalui Instagram ini sudah berlangsung selama 2 pekan. Rencananya, live IG ini akan terus berlangsung setiap minggu sekali atau tepatnya pada hari Selasa selama kurang lebih 60 menit.
“Untuk masyarakat yang mau tanya-tanya, bisa bergabung bersama kami melalui live IG, dan akan kita jawab saat itu juga. Alhamdulillah pemberian informasi secara live IG ini mendapatkan respon yang cukup baik dari masyarakat atau biasa kita sebut sobat Mido (penggabungan dua Maskot Imigrasi), tadi juga sudah banyak yang bertanya,” ungkap Tito.
Masih dikatakan Tito, untuk pelayanan pembuatan paspor di masa pandemic Covid-19 ini, Kanim Cirebon masih tetap melayani pembuatan paspor seperti biasanya. Namun, hanya pembuatan paspor khusus yang dibuat oleh Kantor Imigrasi.
“Kalau pembuatan paspor masih berjalan, tapi kita hanya melayani 2 pemohon. Satu pemohon yang sakit dan yang kedua pemohon dengan kebutuhan mendesak,” tutur Tito.
Pemohon yang sakit dalam hal ini diartikan, dimana pemohon pembuatan paspor tersebut untuk melakukan pengobatan di luar negeri. Sementara pemohon dengan kebutuhan mendesak diartikan, pemohon pembuat paspor bertujuan untuk bekerja atau untuk melaksanakan studi atau mengikuti program bea siswa. (Muslimin)

















































































































Discussion about this post