KUNINGAN, (FC).- Penyebaran Virus Corona Covid-19 tiap hari terus meningkat di Kabupaten Kuningan. Status Orang Dalam Pemantauan (ODP) sudah mencapai nomor urut 296. Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tetap 5 kasus. Hal tersebut disampaikan oleh Plt. Kadinkes Kuningan dr. Hj. Susi Lusiyanti, Jumat (27/3).
Menginjak hari ke 17, ODP tembus angka 296 orang, 23 orang diantaranya sudah dinyatakan negatif, sedangkan 273 orang lagi masih dalam pemantauan.
Dari 296 orang tersebut, untuk jenis kelamin laki-laki sebanyak 207 orang, dan perempuan 89 orang. Kemudian yang berstatus WNI sebanyak 295 orang, dan WNA satu orang.
“Untuk kluster usia 0-11 bulan 1 orang, kemudian 1-4 tahun 13 orang, dari 6-19 tahun sebanyak 34 orang, 20 -29 tahun sebanyak 91 orang. Lalu 30-39 sebanyak 44 orang, kemudian usia 40 -49 sebanyak 62 orang, 50-59 tahun 28 orang dan 60-69 tahun sebanyak 16 orang, ditambah usia 70-79 sebanyak 6 orang serta diatas 80 tahun 2 orang,” kata Susi.
Sementara yang dalam pengawasan ada 5 orang, baru selesai atau dinyatakan negative 1 orang. Dengan jenis kelamin semua laki – laki. Sedangkan yang positif dan terkonfirmasi oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat baru 1 orang.
“Ini yang positif awalnya status ODP kemudian menjadi PDP di rawat di rumah sakit karena demam, batuk, sesak. Dalam SOP penanganan Virus Corona, tim medis mengambil sampel Swab dari pasien dan dikirim ke Litbangkes Jakarta dan Litbangkes Provinsi. Hasilnya keluar dan dinyatakan positif,” jelas Susi.
Selain itu, Susi menyebutkan besok akan diakukan rapid test sebagai tindak lanjut upaya pencegahan. Namun rapid test tersebut baru diperuntukan pasien berstatus ODP dan PDP.
“Untuk lokasi di RSUD 45 Kuningan. kita lakukan secara bertahap dulu, tidak mungkin semua kategori bisa dilayani, karena keterbatasan alat rapaid test. Mungkin minggu depan kita lakukan lagi untuk kategori lainnya,” jelas Susi.
Terpisah, Kepala UPT. Damkar Kuningan, Khadafi menyampaikan bahwa malam minggu esok akan dilakukan penyemprotan Disinfketan di seputar jalur Protokol dan seputar Kuningan Kota lainnya. Hal itu upaya pencegahan terhadap wabah covid-19. (Ali)















































































































Discussion about this post