MAJALENGKA, (FC).- Sebanyak 8 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kabupaten Majalengka dikabarkan telah mengundurkan diri usai dilantik Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, pada Selasa (24/1) lalu.
Kadivsosparmas dan SDM KPU Majalengka, Cecep Jamaksari membenarkan informasi tersebut. Menurut Cecep, para anggota yang telah dilantik itu mengundurkan diri secara resmi, beberapa hari usai dilantik.
“Setelah pelantikan kemarin, ada 8 orang anggota PPS di Majalengka yang memang mengundurkan diri,” ujar Cecep kepada wartawan, Kamis (9/2).
Diungkapkan dia, ada berbagai alasan kedelapan anggota PPS itu lebih memilih mengundurkan diri. Salah satunya, sudah diterima di tempat kerjaan lain.
“Alasan yang mereka sampaikan beragam, ada yang alasan karena sakit, ada yang sudah diterima di tempat kerjaan lain, namun dari ke 8 anggota PPS yang mundur kebanyakan alasannya diterima di tempat kerja yang lain,” ucapnya.
Adapun, asal dari 8 anggota tersebut berasal dari 7 desa atau kelurahan, yakni Kelurahan Cibodas Kecamatan Majalengka, Desa Kawunggirang Kecamatan Majalengka, Desa Ciranca Kecamatan Malausma, Desa Babakan Kecamatan Kertajati, Desa Liangjulang Kecamatan Kadipaten, Desa Lemahsugih Kecamatan Lemahsugih dan Desa Cikijing Kecamatan Cikijing.
Kendati demikian, kata Cecep, kekosongan anggota usai kedelapannya mundur kini telah terisi. Para pengganti tersebut merupakan peserta pengganti yang memang telah terpilih saat pengumuman kelolosan anggota PPS beberapa waktu lalu. Mereka pun telah dilantik sesuai aturan yang berlaku.
“Alhamdulillah untuk saat ini semuanya sudah terpenuhi artinya meski kemarin ada 8 anggota PPS yang mengundurkan diri, kini sudah ada penggantinya dan telah dilantik hari Minggu kemarin,” jelas dia.
Dikatakan Cecep, ada sebanyak 1.029 anggota PPS yang resmi terpilih oleh KPU yang bakal menjadi petugas pemungutan suara Pemilu pada 2024 mendatang.
Jumlah tersebut dilantik bareng di Gedung Islamic Center, Selasa (24/1) lalu.Mereka berasal dari 330 desa dan 13 kelurahan yang masing-masing desa diambil 3 orang. (Munadi)














































































































Discussion about this post